kabar

Mubarak berharap rakyat Mesir bahagia

Mubarak mendapat telepon kejutan di peringatan enam tahun kejatuhannya.

16 Februari 2017 10:54

Sabtu pekan lalu, di ulang tahun keenam kejatuhan rezimnya, mantan Presiden Mesir Husni Mubarak mendapat telepon mengejutkan.

Penelepon mengaku wartawan dan menggunakan nomor Kuwait, seperti dilansir media Mesir. Telepon itu datang siang.

Mubarak ditanya apa pesan ingin dia sampaikan kepada rakyat Mesir di hari ulang tahun keenam rezimnya lengser. "Saya akan bilang kepada rakyat Mesir, saya berharap kalian sangat berbahagia," katanya.

Namun kenyataan berkata lain. Krisis ekonomi dan keamanan melanda negara Nil itu. Presiden Abdil Fattah as-Sisi baru-baru ini mengakui Mesir sangat miskin.

Situasi keamanan memburuk sejak Mubarak terguling, terutama di Semenanjung Sinai. Di sini bercokol banyak kelompok ekstremis, termasuk yang berafiliasi dengan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Ketika ditanya penilaiannya soal kepemimpinan Sisi, Mubarak murka. "Saya tidak berhak menilai siapapun...tiap pemimpin memiliki gaya sendiri," ujarnya.

Pembicaraan lewat telepon pun berakhir.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Ori/Wikimedia Commons)

Amerika izinkan warganya dilahirkan di Yerusalem menulis Israel sebagai tempat lahir di paspor

Menachem Zivotofsky menjadi warga negara Amerika pertama dilahirkan Yerusalem memperoleh paspor dengan Israel sebagai tempat lahir.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi izinkan Indonesia kirim jamaah umrah

Setibanya di Saudi, jamaah harus menjalani karantina tiga hari di hotel sebelum mulai melaksanakan umrah.

Sejumlah pekerja tengah membersihkan halaman Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Lelaki Saudi tabrakkan mobilnya ke pintu masuk Masjid Al-Haram

Kejadian itu kecelakaan bukan disengaja.





comments powered by Disqus