kabar

25 pangeran ikut dalam lawatan Raja Salman ke Indonesia

Jumlah rombongan membengkak menjadi 1.500 orang.

22 Februari 2017 09:43

Sebanyak 25 pangeran akan ikut dalam kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ke Indonesia. Ini sekaligus membalas lawatan dilakoni Presiden Joko Widodo ke negara Kabah itu pada September 2015.

"Kurang lebih ada 1.500 orang, 10 menteri, dan 25 pangeran," kata Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung kemarin kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta. 

Namun Pramono tidak menjelaskan apakah Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Nayif atau Wakil Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, juga anak raja, bakal ikut dalam rombongan. Namun berkaca dari beberapa lawatan ke luar negeri, termasuk ke Amerika Serikat akhir tahun lalu, Raja Salman didampingi oleh Pangeran Muhammad bin Salman.

Pramono juga tidak memberitahu kenapa jumlah rombongan penguasa negara Kabah itu membengkak menjadi 1.500 orang. Dalam pertemuan dengan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fahri Hamzah sebelumnya, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Usamah Muhammad asy-Syuaibi memberitahu rombongan Raja Salman akan berjumlah 800 orang.

Dia bilang dalam kunjungan istimewa ini Joko Widodo akan memberikan bintang kehormatan tertinggi kepada Raja Salman, hal serupa diterima Joko Widodo saat ke Saudi. Bahkan, tambah Pramono, Presiden juga akan menjemput Raja Salman di pintu pesawat.

Pramono menuturkan juga bakal ada penandatanganan proyek kilang di Cilacap dengan Saudi Aramco senilai US$ 6 miliar dan kesepakatan lainnya sebesar US$ 1 miliar.

"Kita targetkan ada investasi mencapai US$ 25 miliar dari Arab Saudi," ujar Pramono.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Demonstran Yahudi ultra-Ortodoks bubar karena dihadang perempuan pamer bra

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks kerap memprotes pemasangan poster perempuan di tempat umum atau media dengan alasan haram.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.





comments powered by Disqus