kabar

Netanyahu terbang lebih lama dua jam untuk hindari wilayah Indonesia

Penerbangan dari Singapura ke Sydney itu akhirnya memakan waktu 11 jam 3 menit.

22 Februari 2017 21:24

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kemarin melanjutkan lawatannya ke Australia setelah mengakhiri kunjungan kenegaraan dua hari di Singapura.

Netanyahu menjadi kepala pemerintahan pertama Israel melakukan lawatan resmi ke Singapura, setelah Perdana Menteri Yitzhak Rabin singgah di negara kota itu pada Oktober 1993, sepulang dari bertemu Presiden Soeharto di Jakarta.

Dalam penerbangan dari Bandar Udara Internasional Changi menuju Kota Sydney, Australia, pesawat El Al mengangkut Netanyahu terpaksa memutar ke arah utara untuk menghindari wilayah udara Indonesia. Alhasil, pesawat Boeing 767-300 itu molor dua jam tiba di Sydney.

Data dari situs Flight Aware menunjukkan pesawat El Al bernomor ELY 33 ini lepas landas dari Changi kemarin sore pukul 16.27 dan mendarat di Sydney tadi pagi jam 06.30. Gegara harus memutar, waktu tempuh normal biasanya 8,5 jam menjadi 11 jam 3 menit.

Kepada the Guardian, seorang perwakilan Netanyahu membenarkan soal rute memutar itu, namun dia menolak memberitahu alasannya.

El Al, maskapai milik pemerintah Israel, memang tidak melintasi wilayah udara sejumlah negara berpenduduk mayoritas muslim. Tapi Indonesia diyakini tidak masuk dalam daftar wilayah dilarang dilewati El Al.

Indonesia, tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, memang mendukung perjuangan Palestina di segala forum regional dan internasional.

Indonesia termasuk satu dari empat negara menggagas resolusi mengecam pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat, disahkan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa Desember tahun lalu.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu dan Bin Zayid sepakat mengadakan pertemuan dalam waktu dekat

Akan ada lawatan delegasi resmi dari UEA sebagai kunjungan balasan atas kehadiran delegasi resmi Israel ke negara itu pada 31 Agustus.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu bawa cucian kotor tiap melawat ke Amerika

Hanya dua kemeja dan piyama Netanyahu dicucikan. Satu kemeja dan gaun digunakan Sara Netanyahu disetrika.

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu pernah bertemu Bin Zayid di Abu Dhabi

Netanyahu ditemani bos Mossad pada 2018 terbang diam-diam ke Abu Dhabi.

Presiden Chad Idris Deby mengadakan pertemuan dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota N'Djamena, 20 Januari 2019. (Twitter/@netanyahu)

Chad akan buka kantor perwakilan diplomatik di Yerusalem

Dua Chad awal pekan ini mengunjungi Israel.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

26 Oktober 2020

TERSOHOR