kabar

Qatar akan bangun rumah sakit di Aceh

Sejak 2004, Qatar mempekerjakan imam dan muazin asal Indonesia, kini berjumlah lebih dari 60 orang.

23 Februari 2017 07:46

Pemerintah Qatar berencana membangun sebuah rumah sakit di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, luluh lantak akibat gempa awal Desember tahun lalu.  

Keinginan itu terungkap dalam pertemuan antara Duta Besar Indonesia untuk Qatar Marsekal Madya Purnawirawan Muhammad Basri Sidehabi dengan Menteri  Urusan Islam dan Waqaf Qatar Dr. Ghaith bin Mubarak Ali Umran al-Kuwari kemarin di Ibu Kota Doha, Qatar, seperti dilansir siaran pers KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Doha, diterima Albalad.co kemarin.

Dalam pertemuan berlangsung hangat dan bersahabat itu, Muhammad Sidehabi, didampingi Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Doha Anwar Lukman Hakim dan penerjemah KBRI Doha Hakim Elfaqih.

Muhammad Sidehabi mengapresiasi tingginya kepedulian sosial masyarakat Qatar. Ini tercermin dari bantuan diberikan lembaga-lembaga amal Qatar terhadap daerah terkena bencana alam. Selama ini KBRI Doha telah memfasilitasi kiprah lembaga donor Qatar di Indonesia, antara lain Qatar Charity, Eid Charity, RAF Charity, Syekh Hamad bin Khalid ats-Tsani Foundation, dan Awqaf Qatar.
Sayangnya, kegiatan sosial ini jarang memperoleh liputan media di Indonesia. "Diplomasi sosial budaya ini jarang terekspos," kata Muhammad Sidehabi.

Dalam kunjungan ke Qatar baru-baru ini, Wakil Bupati Pidie Jaya Said Mulyadi Ali bilang tim survei Qatar Charity telah mengunjungi tiga tempat di kabupatennya untuk mencari lokasi pendirian rumah sakit sebagai kontribusi sosial masyarakat Qatar.

Menurut Pejabat KBRI Doha, Boy Dharmawan, Qatar Charity banyak memberikan bantuan bagi daerah bencana. Tahun lalu, Qatar Charity mengucurkan dana buat 741 proyek di Indonesia, termasuk pembangunan 24 masjid, tujuh pusat pelayanan masyarakat, tiga sekolah, 10 rumah, 646 sumur gali, dan 51 proyek penghasil pendapatan. Sejak beroperasi di Indonesia pada 2004, Qatar Charity telah melaksanakan 5.802 proyek bantuan di berbagai provinsi.

Dia menambahkan lembaga amal lainnya, seperti Eid Charity, juga aktif memberi bantuan. Awal bulan ini, Eid Charity meresmikan dua panti asuhan untuk anak-anak yatim piatu di Bogor, masing-masing senilai Rp 8,2 miliar Rp 8,8 miliar. Panti asuhan tersebut dinamai Syekha Mariam binti Jassim bin Ali ats-Tsani dan Syekh Abdullah bin Khalid bin Hamad ats-Tsani.

Panti ini diresmikan oleh Duta Besar Qatar untuk Indonesia Ahmad bin Jasim al-Hamar, Direktur Eksekutif Proyek Luar Negeri Eid Charity Syekh Abdullah bin Muhammad an-Naama. Untuk mempermudah menyalurkan bantuan, Manajer Umum Eid Charity Ali A. as-Suwaidi bulan ini mengatakan pihaknya akan membuka kantor cabang di Indonesia.

Muhammad Sidehabi juga memuji bantuan Qatar memberi kemudahan bagi 40 ribuan orang Indonesia dalam memperoleh pendidikan keagamaan, termasuk mendatangkan secara berkala ustad kondang dari Indonesia. Selain itu sejak 2004, Qatar mempekerjakan imam dan muazin asal Indonesia, kini berjumlah lebih dari 60 orang.  

Muhammad Saud, wartawan asal Arab Saudi, mengunjungi Israel pada 21-25 Juli 2019. (Twitter)

Wartawan Arab Saudi kunjungi Israel

Keenam wartawan Arab itu hari ini dijadwalkan diterima Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Peta Selat Hormuz, Iran. (Al-Jazeera)

Raja Salman setujui penempatan pasukan Amerika di Arab Saudi

Pasukan Garda Revolusi Iran telah menahan kapal tanker Stena Impero, milik Swedia dan berbendera Inggris saat melintas di Selat Hormuz.

Israel Katz, Menteri Luar Negeri Israel, bertemu Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifah di Washington DC, 17 Juli 2019. Keduanya membahas mengenai Iran. (Courtesy)

Menteri luar negeri Israel dan Bahrain bertemu bahas Iran

Katz menyebut pertemuannya dengan Khalid menunjukkan kian mesranya hubungan Israel dengan negara-negara Arab.





comments powered by Disqus