kabar

Qatar Charity akan gelar resepsi gratis bagi 100 pengantin di Indonesia

Ini merupakan program pertama.

23 Februari 2017 12:00

Qatar Charity, lembaga amal asal Qatar, berencana menggelar resepsi gratis bagi seratus pengantin di Indonesia pada 28 Maret mendatang.

Juru bicara Qatar Charity Teguh Purwanto menjelaskan resepsi gratis itu merupakan program pertama dilaksanakan pihaknya. Dia menambahkan resepsi gratis ini ditujukan untuk pasangan pengantin tidak mampu.

Teguh bilang resepsi itu akan dilangsungkan di Hotel Sheraton Grand Gandaria City, Jakarta Selatan. "Ini merupakan bentuk perhatian Qatar terhadap masyarakat Indonesia," katanya kepada Albalad.co hari ini.

Dia mengatakan sejauh ini sudah banyak yang mendaftar. Proses seleksi bakal dilakukan setelah pendaftaran ditutup pada 28 Februari.

Dia bilang ada sejumlah syarat bagi pasangan pengantin ingin mendaftar untuk ikut resepsi gratis bikinan Qatar Charity, yakni usia pernikahan maksimal enam bulan dan mempelai perempuan sedang tidak hamil.

Selain mendapat busana pengantin islami, menurut Teguh, tiap pasangan pengantin akan diberi fulus dalam bentuk cek. Namun dia menolak menyebut angkanya. 

Teguh mengatakan akan ada sejumlah pejabat diundang untuk menghadiri resepsi cuma-cuma dilaksanakan Qatar Charity itu, termasuk Duta Besar Qatar buat Indonesia Ahmad bin Jasim Muhammad Ali al-Hamar dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Menurut dia, Qatar Charity akan menanggung semua biaya resepsi, kecuali akomodasi. Tapi dia menolak nilainya. "Mencapai miliaran," ujar Teguh.

Uskup Ava Morkos memimpin misa Kristen Koptik pertama di Arab Saudi pada 2 Desember 2018. (Twitter/DrMahmoudRefaat)

Menanti salib tegak di negara Kabah

Raja Abdullah pernah bertemu Paus Benediktus XVI dalam kunjungan ke Vatikan pada 2007.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman dikabarkan sakit parah

Pangeran Ahmad mendapat sokongan dari para pangeran senior untuk menjadi raja Arab Saudi berikutnya.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Paus Fransiskus akan kunjungi UEA pada Februari 2019

UEA bakal menjadi negara muslim ketujuh didatangi Paus Fransiskus.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.





comments powered by Disqus