kabar

Raja Salman dijadwalkan mendarat di Halim Rabu sore

Rombongan Raja Salman datang dengan tujuh Boeing.

24 Februari 2017 15:22

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dijadwalkan tiba di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu sore.

"Dia direncanaka tiba di Halim sekitar jam tiga sore," kata sumber Albalad.co ikut dalam rapat persiapan menyambut kedatangan Raja Salman, saat dihububgi melalui telepon selulernya hari ini. "Dari sana langsung menuju Istana Bogor untuk pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo."

Penguasa negara Kabah berusia 81 tahun itu akan melakukan kunjungan kenegaraan bersejarah di Indonesia selama 1-9 Maret. Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung bilang rombongan Raja Salman akan berjumlah 1.500 orang, termasuk 25 pangeran dan sepuluh menteri.

Sumber Albalad.co lainnya mengungkapkan rombongan Raja Salman datang menggunakan tujuh pesawat Boeing.

Raja Salman bakal menjadi penguasa Saudi pertama melakoni lawatan resmi ke Indonesia setelah Raja Faisal bin Abdul Aziz pada 1970.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman dikabarkan sakit parah

Pangeran Ahmad mendapat sokongan dari para pangeran senior untuk menjadi raja Arab Saudi berikutnya.

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (huseofsaud.com)

Kelompok pembangkang serukan Pangeran Ahmad rebut takhta Raja Salman

Pangeran Ahmad termasuk tiga orang menolak penunjukan Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Kudeta ancam Arab Saudi

"Dalam waktu dekat kita akan menyaksikan kudeta terhadap raja dan putera mahkota," kata Pangeran Khalid.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran pembangkang desak Raja Salman lengser

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz cocok menjadi pengganti.





comments powered by Disqus