kabar

Saudi hentikan penyidikan kasus gurauan bom dua jamaah umrah Indonesia

Kantor Gubernur Makkah pada 12 Februari lalu menerbitkan arahan untuk menghentikan penyidikan kasus itu dan agar segera diproses pemulangannya ke Indonesia.

24 Februari 2017 16:45

Pada 10 Januari lalu, otoritas keamanan Bandar Udara Internasional Raja Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, menahan dua warga Indonesia akan pulang setelah melaksanakan umrah. Keduanya adalah Umi Widayani Djaswati (56 tahun) asal Jombang dan Triningsih Kamsir Warsi (50 tahun) dari Magetan, penumpang pesawat Royal Brunei Airlines bernomor 082.

Penahanan dilakukan berdasarkan laporan pramugari pesawat mendengar gurauan kedua perempuan Indonesia itu membawa bom dalam kopernya, saat pramugari tersebut hendak membantu mengangkat koper ke kabin pesawat. Umi dan Triningsih kemudian ditahan untuk diperiksa sedangkan semua penumpang dan bagasi diturunkan buat dicek. Akibat lelucon itu, keberangkatan pesawat Royal Brunei ditunda sekitar 16 jam.
   
Proses penyidikan diserahkan ke Biro Investigasi dan Penuntutan Umum, sedangkan kedua warga Indonesia itu ditahan di Penjara Dahban, Jeddah. Umi dan Triningsih diduga melanggar ketentuan pasal 154 Undang-undang Keamanan Penerbangan Sipil Arab Saudi, khususnya tentang pemberian informasi tidak benar mengancam keselamatan penerbangan, seperti dilansir siaran pers KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) di Jeddah diterima Albalad.co kemarin.

Pelanggaran ini diancam hukuman maksimal lima tahun penjara dan atau denda sebanyak-banyaknya 500 ribu riyal.
 
KJRI Jeddah telah proaktif memberikan pendampingan dan bantuan hukum kepada keduanya selama proses penyidikan. KJRI juga memaksimalkan upaya diplomasi dan memfasilitasi kedua warga Indonesia itu untuk meminta pengampunan kepada Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz atas ketidaktahuan keduanya: gurauan dalam penerbangan tersebut menimbulkan keresahan dan kepanikan melanggar hukum setempat.  
Upaya KJRI tersebut telah berhasil meyakinkan pemerintah Arab Saudi dan Biro Investigasi tidak menemukan bukti adanya bahan berbahaya dalam bagasi keduanya. Kantor Gubernur Makkah pada 12 Februari lalu menerbitkan arahan untuk menghentikan penyidikan kasus itu dan agar segera diproses pemulangannya ke Indonesia.

KJRI menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah Arab Saudi atas penghentian penyidikan kasus itu. Umi dan Triningsih pun tiba di Jakarta kemarin menggunakan maskapai Royal Brunei dengan pendampingan dari KJRI Jeddah.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adil al-Jubair menggelar jumpa pers bersama usai pertemuan bilateral di Jakarta, 23 Oktober 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi berjanji tidak bunuh lagi pengkritik penguasa

Sebanyak 18 orang telah ditahan untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan 16 pejabat pemerintah sudah dipecat.

Jet pribadi bernomor HZ-SK1 mengangkut para pembunuh wartawan Khashoggi meninggalkan Bandar Udara Ataturk di Kota Istanbul, Turki, menuju Riyadh, Arab Saudi, pada 2 Oktober 2018 pukul 18.20 waktu setempat.(Screengrab)

Potongan tubuh Khashoggi diduga dibawa ke Riyadh

Mayat Khashoggi dimutilasi menjadi 15 bagian.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran pembangkang desak Raja Salman lengser

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz cocok menjadi pengganti.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz pada 19 Oktober 2018 memberhentikan Saud al-Qahtani dari jabatan penasihat istana. (Arab News)

Penasihat istana: Segalanya atas perintah Raja Salman dan putera mahkota

Saud al-Qahtani pernah memperingatkan Jamal Khashoggi untuk berhenti mengkritik kebijakan-kebijakan pemerintah Arab Saudi.





comments powered by Disqus