kabar

Indonesia-Saudi akan sepakati program pertukaran ulama

Pemerintah tidak kuatir masuknya aliran Wahabi ke Indonesia.

24 Februari 2017 17:57

Indonesia dan Arab Saudi akan menyepekati program pertukaran ulama dan dakwah untuk menyebarluaskan Islam moderat.

Dalam jumpa pers mingguan di kantornya kemarin, juru bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir menjelaskan nota kesepahaman soal kerja sama dalam bidang Islam dan wakaf, khususnya terkait promosi islam moderat melalui dakwah dan pertukaran ulama, bakal ditandatangani saat Raja Salman bin Abdul Aziz ke Indonesia.

Raja Salman akan melakukan kunjungan kenegaraan di Indonesia selama 1-9 Maret. Dia akan berada di jakarta tiga hari dan sisanya dihabiskan untuk berlibur di Bali.

Ini merupakan lawatan resmi bersejarah. Untuk pertama kali dalam 47 tahun terakhir, penguasa negara Kabah itu datang ke Indonesia, setelah Raja Faisal bin Abdul Aziz pada 1970.

Dicky Yunus, pejabat di KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) di Kota Jeddah, Arab Saudi bilang program pertukaran ulama itu ada dua periode, untuk masa enam bulan dan setahun. Pesertanya tidak sampai seratus orang.

Dia menambahkan ulama-ulama asal Indonesia ini akan belajar beragam ilmu agama - Al-Quran, hadis, tafsir, fiqih - di Kota Makkah. Dia menepis kekhawatiran masuknya pengaruh Wahabi, dianggap sebagian kalangan berbahaya karena menafsirkan Islam secara kaku dan tidak membiarkan perbedaan.

"Tidak usah kuatir, ulama-ulama kita tahu mana ajaran Islam yang cocok untuk disebarluaskan di negara kita yang beragam," kata Dicky kepada Albalad.co hari ini.

Sejumlah ahli di Amerika Serikat pernah melakukan penelitian mengenai bahaya ideologi Wahabi dengan biaya dari Departemen Luar Negeri Amerika. Riset selesai pada 2013 itu tidak pernah diterbitkan karena takut bisa membikin marah Arab Saudi.

Hasilnya, seperti dilansir surat kabar the New York Times, Wahabi merupakan sumber dari radikalisme dan ekstremisme dalam ajaran Islam. Arab Saudi telah menggelontorkan dana miliaran dolar Amerika untuk menyebarluaskan paham Wahabi ke negara-negara muslim, termasuk Indonesia, melalui buku-buku agama, pembangunan masjid, lembaga amal, dan dakwah ulama. 

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz mendarat di Bandar Udara Halim Perdanakusuma pada 1 Maret 2017. Dia disambut oleh Presiden Joko Widodo. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman tidak pernah muncul di depan publik sejak dua hari sebelum Idul Adha

"Rekaman video Raja Salman meninggalkan rumah sakit pada hari Arafah adalah kunjungan sebelumnya ke dokter spesialis," kata sumber Albalad.co

Tragedi Mina menewaskan ribuan jamaah haji saat prosesi pelemparan jumrah, Kamis, 24 September 2015. (Otoritas Pertahanan Sipil Arab Saudi)

Haji dan utang janji Raja Salman

Tabrakan arus jamaah saat proses melempar jumrah menewaskan ribuan jamaah.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Raja Salman keluar dari rumah sakit

Semua penjemput memakai masker kecuali Raja Salman.

Mahyor Jenderal Abdul Aziz Badah al-Fagham, pengawal prubadi Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Courtesy: Bandar al-Galud)

Raja Salman dikabarkan meninggal

Tenaga medis diisolasi agar tidak membocorkan informasi mengenai keadaan Raja Salman sebenarnya. 





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Ledakan bom pinggir jalan tewaskan mufti Damaskus

Syekh Adnan adalah ulama senior Suriah berperan penting dalam perundingan antara pemerintah dengan kubu pemberontak. 

23 Oktober 2020

TERSOHOR