kabar

Raja Salman memulai lawatan Asianya ke Malaysia

Dia juga akan ke Indonesia, Cina, Jepang, dan Maladewa.

25 Februari 2017 08:25

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz akan memulai lawatannya selama 31 hari ke lima negara Asia, yakni Malaysia, Indonesia, Cina, Jepang, dan Maladewa.

Penguasa negara Kabah itu bakal tiba di Malaysia besok dalam kunjungan kenegaraan selama tiga hari. Kedua negara akan menandatangani sejumlah perjanjian dan nota kesepahaman untuk memperkuat hubungan dan kerja sama bilateral, seperti dilansir surat kabar Okaz Kamis lalu.

"Kunjungan resmi Raja Salman akan berpengaruh besar dan membuka beragam kesempatan bagi Malaysia," kata Abdul Rahman Dahlan, Menteri di Departemen Perdana Menteri.

Raja berusia 81 tahun ini kemudian melanjutkan perjalanannya ke Indonesia. Dia akan berada di negara muslim terbesar sejagat itu selama 1-9 Maret. Selain kunjungan kenegaraan, Raja Salman akan berlibur di Bali pada 4-9 Maret.

Ini merupakan lawatan pertama raja Saudi ke Indonesia dalam waktu hampir setengah abad. Terakhir, Raja Faisal bin Abdul Aziz datang pada 1970.

Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung bilang rombongan Raja Salman akan berjumlah 1.500 orang, termasuk 25 pangeran dan sepuluh menteri. Dia menambahkan pemerintah berharap Arab Saudi akan menggelontorkan US$ 25 miliar untuk investasi di Indonesia, termasuk proyek kilang di Cilacap senilai US$ 6 miliar.

Dari Indonesia, Raja Salman akan terbang ke Cina untuk kunjungan selama empat hari.

Tujuan selanjutnya adalah Jepang dan akan berada di negara Sakura ini tiga hari.

Raja Salman lantas menuju Maladewa sebelum terbang ke Yordania untuk menghadiri konferensi tahunan Liga Arab pada 27 Maret mendatang.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman dikabarkan sakit parah

Pangeran Ahmad mendapat sokongan dari para pangeran senior untuk menjadi raja Arab Saudi berikutnya.

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (huseofsaud.com)

Kelompok pembangkang serukan Pangeran Ahmad rebut takhta Raja Salman

Pangeran Ahmad termasuk tiga orang menolak penunjukan Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Kudeta ancam Arab Saudi

"Dalam waktu dekat kita akan menyaksikan kudeta terhadap raja dan putera mahkota," kata Pangeran Khalid.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran pembangkang desak Raja Salman lengser

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz cocok menjadi pengganti.





comments powered by Disqus