kabar

Raja Salman ajak umat Islam bersatu perangi terorisme

Raja Salman menyoroti isu intervensi urusan domestik negara lain tapi Saudi terlibat dalam perang di Irak dan Suriah.

03 Maret 2017 12:02

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz kemarin mengajak umat Islam dunia memerangi terorisme. Seruan itu dia sampaikan dalam pidato amat singkat - tidak sampai lima menit - di hadapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat di kompleks parlemen, Jakarta.

"Kita harus bersatu menangani sejumlah tantangan dihadapi dunia secara global dan kaum muslim khususnya," kata Raja Salman. "Persoalan paling utama adalah ekstremisme, terorisme, benturan kebudayaan, tidak menghormati kedaulatan, dan intervensi urusan domestik negara lain."

Karena itu, Raja Salman menyerukan semua negara berpenduduk mayoritas muslim untuk berkoordinasi mengatasi semua tantangan itu demi tercapainya perdamaian dan keamanan dunia.

Raja Salman mengaku senang atas sambutan ramah dia terima selama lawatannya ke Indonesia. 

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto mengamini pernyataan Raja Salman. Dia bilang Indonesia dan Arab Saudi menghadapi masalah sama, yaitu ancaman terhadap perdamaian dan keamanan.

"Jika Indonesia, Arab Saudi dan negara muslim bersatu, akan memberikan dampak besar dalam menciptakan perdamaian dunia," ujar Setya.

Arab Saudi tahun lalu membentuk aliansi antiteror beranggotakan 34 negara, tapi tanpa Irak dan Suriah, dua negara menjadi basis dua kelompok teroris global, Al-Qaidah dan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah). Kedua negara ini juga paling sering dihantam serangan teror.

Indonesia juga tidak diajak masuk dalam aliansi itu meski merupakan negara muslim moderat terbesar sejagat dan menjadi langganan teror.

Pernyataan Raja Salman soal isu intervensi urusan domestik negara lain juga bertolak belakang dengan kenyataan di lapangan. Arab Saudi terlibat dalam perang di Suriah dan Yaman.

Di Suriah, Arab Saudi menyokong pemberontak, sedangkan di Yaman negara Kabah ini mendukung rezim berkuasa.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman murka karena putera mahkota tidak hadiri sidang kabinet

Bin Salman juga tidak ada dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi dan tamu negara.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Raja Salman perintahkan cabut pembekuan rekening milik semua putra mendiang Raja Abdullah

Kebanyakan pangeran ditangkap berasal dari keluarga berpengaruh, yakni mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz, mendiang Raja Fahad bin Abdul Aziz, dan mendiang Pangeran Talal bin Abdul Aziz.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz bersama mediator asal Qatar Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani. (Al-Arabiya)

Raja Salman berseteru dengan anaknya

Bin Salman juga tidak tampak dalam rombongan menyambut kepulangan Raja Salman dari Mesir di bandar udara di Ibu Kota Riyadh.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arabian Business)

Kesehatan Raja Salman mencemaskan

Raja Salman juga mengidap sakit punggung dan sakit lutut parah akibat dislokasi sendi.





comments powered by Disqus