kabar

Secara lisan, Presiden titipkan perlindungan warga Indonesia kepada Raja Salman

Dalam lawatan Raja Salman di Indonesia, tidak ada penandatanganan perjanjian mengenai perlindungan warga Indonesia di Saudi.

04 Maret 2017 15:27

Presiden Joko Widodo telah menitipkan soal perlindungan warga negara Indonesia di Arab Saudi kepada Raja Salman bin Abdul Aziz secara lisan.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menekankan perlindungan warga Indonesia merupakan prioritas politik luar negeri Indonesia. "Saat pertemuan terbatas antara Presiden Indonesia dan Raja Arab Saudi, secara khusus Presiden menitipkan warga negara Indonesia tinggal di Arab Saudi lagsung kepada Raja Saudi," kata Retno dalam jumpa pers di kantornya kemarin usai pertemuan antara Raja Salman dan 28 tokoh lintas agama.

Menurut dia, Presiden Joko Widodo menyampaikan tenaga kerja dan warga Indonesia menetap di Arab Saudi telah memberikan kontribusi bagi pembangunan dan perekonomian negara Kabah itu.

Raja Salman menanggapi permintaan Joko Widodo itu dengan positif. "Raja Saudi menyampaikan warga negara Indonesia adalah warga negara kami juga," ujar Retno.

Nayla, penggiat dari Lembaga Bantuan Hukum Perempuan, menilai komitmen Joko Widodo dalam melindungi buruh migran sangat perlu dipertanyakan. "Kalau pemerintah Indonesia benar-benar berkomitmen melindungi buruh migran, harus ada perjanjian bersama mulai dari keberangkatan, penempatan di Saudi, sampai pulang lagi ke Indonesia," tuturnya. 

 

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman dikabarkan sakit parah

Pangeran Ahmad mendapat sokongan dari para pangeran senior untuk menjadi raja Arab Saudi berikutnya.

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz dari Arab Saudi. (huseofsaud.com)

Kelompok pembangkang serukan Pangeran Ahmad rebut takhta Raja Salman

Pangeran Ahmad termasuk tiga orang menolak penunjukan Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan cucunya, Pangeran Abdul Aziz bin Khalid bin Salman. (Al-Arabiya/Supplied)

Kudeta ancam Arab Saudi

"Dalam waktu dekat kita akan menyaksikan kudeta terhadap raja dan putera mahkota," kata Pangeran Khalid.

Pangeran Khalid bin Farhan dari Arab Saudi, mendapat suaka politik di Jerman sejak 2013. (Middle East Eye)

Pangeran pembangkang desak Raja Salman lengser

Pangeran Ahmad bin Abdul Aziz cocok menjadi pengganti.





comments powered by Disqus