kabar

Pemerintah upayakan Saudi segera lunasi santunan korban derek jatuh di Makkah

Pembayaran santunan terhambat karena masih ada korban dari negara lain belum terverifikasi.

04 Maret 2017 19:09

Pemerintah terus mengupayakan agar Arab Saudi segera melunasi uang santunan bagi keluarga korban jatuhnya derek raksasa di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah.

Insiden itu berlangsung saat musim haji dua tahun lalu. Peristiwa tersebut menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 lainnya. Korban tewas asal Indonesia berjumlah 12 orang dan 41 lainnya cedera.

Lalu Muhammad Iqbal, Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri, hari ini bilang Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah meminta KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, untuk berkoordinasi dengan pihak terkait. "Menteri Luar Negeri juga selalu menyampaikan masalah ini dalam setiap pertemuan bilateral dengan Menteri Luar Negeri Arab Saudi pada berbagai kesempatan," katanya.

Dia menjelaskan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi pada 19 Februari lalu sudah menyampaikan nota tertulis. Isinya adalah proses verifikasi korban warga Indonesia telah selesai dan tinggal menunggu penerbitan cek oleh Kementerian Keuangan Arab Saudi.

Lalu Iqbal menambahkan pemerintah Arab Saudi telah membentuk sebuah tim untuk mempercepat pembayaran fulus santunan itu. Informasi diterima, menurut dia, pembayaran santunan untuk korban dari semua negara akan dilakukan serentak. Namun ini masih terganjal karena masih ada korban dari negara belum terverifikasi.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz menjanjikan fulus satu juta riyal bagi keluarga korban meninggal dan dua kerabatnya dihajikan gratis. Sedangkan korban luka dapat santunan 500 ribu riyal dan dihajikan cuma-cuma.

Dia membantah kabar uang santunan telah diterima namun masih ditahan pihak Kementerian Luar Negeri Indonesia.     

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Raja Salman murka karena putera mahkota tidak hadiri sidang kabinet

Bin Salman juga tidak ada dalam pertemuan dengan para pejabat tinggi dan tamu negara.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arab News)

Raja Salman perintahkan cabut pembekuan rekening milik semua putra mendiang Raja Abdullah

Kebanyakan pangeran ditangkap berasal dari keluarga berpengaruh, yakni mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz, mendiang Raja Fahad bin Abdul Aziz, dan mendiang Pangeran Talal bin Abdul Aziz.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz bersama mediator asal Qatar Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani. (Al-Arabiya)

Raja Salman berseteru dengan anaknya

Bin Salman juga tidak tampak dalam rombongan menyambut kepulangan Raja Salman dari Mesir di bandar udara di Ibu Kota Riyadh.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Arabian Business)

Kesehatan Raja Salman mencemaskan

Raja Salman juga mengidap sakit punggung dan sakit lutut parah akibat dislokasi sendi.





comments powered by Disqus