kabar

Rocker Iran tampil di Israel

Kepala Shahin Najafi dihargai US$ 100 ribu.

09 Maret 2017 23:22

Penyanyi rock asal Iran Shahin Najafi mungkin akan kebanjiran ancaman pembunuhan setelah Kamis pekan lalu tampil di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, bareng rocker Aviv Geffen. Konser keduanya ini dianggap bermotf politik.

Najafi, sejak 2004 pindah ke Jerman karena pemerintah Iran mengancam memenjarakan dia - menyanyikan sebagian lirik lagu Hope Song karya Geffen dalam bahasa Farsi, di depan sekitar enam ribu penonton berkumpul di Israel Trade Fairs & Convention Center.

Dia juga membaca sebuah catatan ditujukan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan politisi lainnya. Dia bilang orang seperti Trump dan Netanyahu senang membangun tembok pemisah.

"Hentikan kekerasan antar manusia sebelum terlambat," Najafi disambut tepuk tangan riuh penonton, seperti dilansir NBC News. "Mari kita setop memecah belah orang."

Najafi sudah terbiasa diancam. Setelah lagu-lagu bikinannya dianggap menghina Islam, pada 2004 dia pindah menetap di Jerman. Seorang ulama Iran dan sebuah situs Islam pada 2012 merilis fatwa mati dan kepalanya dihargai US$ 100 ribu.

Tapi dia sekarang bisa bebas berbicara mengenai kehidupan di Iran. Dia juga telah bertemu Geffen, telah lama mengkritik pemerintahan Netanyahu, ketika konser di Milan. "Saya kira Shahin salah satu artis terberani pernah saya temui," ujar Geffen.

Najafi mengatakan kepada wartawan, dirinya diajari untuk membenci israel sejak kecil. Namun dia kini percaya rakyat Iran dan Israel tidak memiliki alasan untuk tidak berhubungan meski pemerintah kedua negara bermusuhan.

"Saya rela mati demi terciptanya perdamaian," tutur Najafi.

 

Sebanyak 60 mahasiswa di Israel disuntik vaksin Covid-19 pada 4 Februari 2021. Suntikan dosis kedua akan mereka terima pada 3 Maret 2021. (Albalad.co)

60 mahasiswa Indonesia di Israel disuntik dosis kedua vaksin Covid-19 pekan depan

Mereka direncanakan kembali ke tanah air awal April.

Ibrahim Nunu, Presiden AGJC sekaligus tokoh komunitas Yahudi di Bahrain dan pangeran dari Bahrain merupakan Ketua Dewan Penasihat King Hamad Global Centre for Peaceful Co-existence Syekh Khalid bin Khalifah al-Khalifah saat membuka perayaan Purim dihadiri lebih dari 1.110 orang Yahudi tinggal di enam negara Arab Teluk pada 25 Februari 2021. (Screencapture Zoom)

1.100 orang Yahudi dari enam negara Arab Teluk ikut perayaan Purim

Pangeran dari Bahrain memberikan sambutan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu saat memimpin rapat kabinet keamanan di markas militer di Ibu Kota Tel Aviv pada 10 September 2019, sehari setelah serangan roket dari Gaza terjadi saat dia sedang berkampanye di Kota Ashdod. (Ariel Hermoni/Defense Ministry)

Israel berencana bentuk aliansi pertahanan dengan Saudi, UEA, dan Bahrain

Saudi dan Israel telah lama menjalin relasi rahasia dan kian mesra. 

Sebanyak 60 mahasiswa Indonesia tengah belajar pertanian di Israel mendapat suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech pada 4 Februari 2021. (Albalad.co)

Israel akan sumbangkan seratus ribu dosis vaksin Covid-19 kepada 19 negara

Termasuk kepada tiga negara muslim, yakni Mauritania, Chad, dan Maladewa.





comments powered by Disqus