kabar

Rocker Iran tampil di Israel

Kepala Shahin Najafi dihargai US$ 100 ribu.

10 Maret 2017 06:22

Penyanyi rock asal Iran Shahin Najafi mungkin akan kebanjiran ancaman pembunuhan setelah Kamis pekan lalu tampil di Ibu Kota Tel Aviv, Israel, bareng rocker Aviv Geffen. Konser keduanya ini dianggap bermotf politik.

Najafi, sejak 2004 pindah ke Jerman karena pemerintah Iran mengancam memenjarakan dia - menyanyikan sebagian lirik lagu Hope Song karya Geffen dalam bahasa Farsi, di depan sekitar enam ribu penonton berkumpul di Israel Trade Fairs & Convention Center.

Dia juga membaca sebuah catatan ditujukan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan politisi lainnya. Dia bilang orang seperti Trump dan Netanyahu senang membangun tembok pemisah.

"Hentikan kekerasan antar manusia sebelum terlambat," Najafi disambut tepuk tangan riuh penonton, seperti dilansir NBC News. "Mari kita setop memecah belah orang."

Najafi sudah terbiasa diancam. Setelah lagu-lagu bikinannya dianggap menghina Islam, pada 2004 dia pindah menetap di Jerman. Seorang ulama Iran dan sebuah situs Islam pada 2012 merilis fatwa mati dan kepalanya dihargai US$ 100 ribu.

Tapi dia sekarang bisa bebas berbicara mengenai kehidupan di Iran. Dia juga telah bertemu Geffen, telah lama mengkritik pemerintahan Netanyahu, ketika konser di Milan. "Saya kira Shahin salah satu artis terberani pernah saya temui," ujar Geffen.

Najafi mengatakan kepada wartawan, dirinya diajari untuk membenci israel sejak kecil. Namun dia kini percaya rakyat Iran dan Israel tidak memiliki alasan untuk tidak berhubungan meski pemerintah kedua negara bermusuhan.

"Saya rela mati demi terciptanya perdamaian," tutur Najafi.

 

Aktivis Arab Saudi, Abdul Aziz al-Audah, ditahan karena mendukung Palestina. (Twitter)

Saudi tahan kerabat ulama tersohor karena berkomentar dukung Palestina

Saudi memang telah menyatakan Hamas dan Al-Ikhwan al-Muslimun sebagai organisasi teroris. 

Suhail al-Jamil, pemuda gay berusia 23 tahun asal Arab Saudi tengah berpose dengan celana pendek di sebuah pantai di Kota Jeddah, 6 Oktober 2019. (Twitter)

Arab Saudi tangkap pemuda gay bercelana pendek di pantai

Suhail mengunggah foto dirinya bercelana pendek warna coklat dengan corak tutul pada 6 Oktober lalu. Dia memang secara terbuka menyatakan dirinya adalah kaum penyuka sesama jenis.

Gereja Ath-Thahirah berlokasi di Kota Mosul, Irak. ISIS merusak bangunan ini pada 2014. (mesopotamiaheritage.org)

UEA bangun kembali dua gereja dirusak ISIS di Mosul

UEA juga akan membangun kembali Masjid Agung An-Nuri, berusia lebih dari 840 tahun. Di masjid inilah, pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi mengumumkan berdirinya khilafah dengan dirinya sebagai khalifah.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Calon raja Saudi surati presiden Iran minta berdamai

Pesan ingin disampaikan Bin Salman kepada Iran adalah ingin membahas isu bilateral, kondisi kawasan, dan bagaimana bisa mengakhiri perang  Yaman tanpa mempermalukan Saudi.





comments powered by Disqus