kabar

Emir Qatar dijadwalkan ke Indonesia Oktober

Syekh Tamim bin Hamad baru berusia 37 tahun.

10 Maret 2017 17:21

Kelancaran lawatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz menarik minat Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani untuk mengunjungi Indonesia.

Raja Salman melakoni kunjungan kenegaraan di Jakarta selama 1-3 Maret, dilanjutkan dengan berlibur ke Bali pada 4-12 Maret.

"Emir Qatar dijadwalkan ke Indonesia Oktober tahun ini," kata sumber Albalad.co saat dihubungi melalui telepon selulernya beberapa hari lalu.

Itu bakal menjadi lawatan perdana emir Qatar ke Indonesia. Juga akan merupakan kunjungan balasan atas lawatan Presiden Joko Widodo ke Qatar pada September 2015, selain ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Syekh Tamim naik takhta pada Juni 2013, menggantikan ayahnya, Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani, yang lengser. Syekh Tamim merupakan emir Qatar kedelapan.

Qatar tengah menjadi sorotan internasional karena akan menjadi negara Arab dan muslim pertama menggelar Piala Dunia pada 2022.

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (tamimhkalthani.com)

Emir Qatar tidak hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk

Dia mengutus menteri negara urusan luar negeri. Sedangkan lima anggota GCC lainnya - Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman - diwakili rajanya masing-masing.

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (Twitter)

Emir Qatar bangun istana di Oman

Hubungan kedua negara kian mesra setelah Qatar diblokade sejak awal Juni tahun lalu.

Presiden Joko Widodo dan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Istana Bogor, Jawa Barat, 18 Oktober 2017. (Twitter/@pramonoanung)

Presiden titip 30 ribu warga Indonesia kepada emir Qatar

Kedua negara meneken lima nota kesepahaman tentang pembentukan komisi bersama di bidang transportasi udara, pendidikan, kepemudaan dan olahraga, serta kesehatan.

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (Twitter/@almayassahamad)

Emir Qatar tiba di Jakarta

Syekh Tamim besok pagi dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.





comments powered by Disqus