kabar

Warga Kairo bisa menjual sampah mereka

Warga Mesir antusias atas proyek sampah bisa dijual itu.

16 Maret 2017 12:46

Antrean warga Mesir kemarin mengular di luar sebuah tempat pengolahan sampah di kawasan Heelipolis, pinggiran Ibu Kota Kairo, untuk menjual sampah mereka.

Mereka membawa kantong-kantong berisi sampah dapat diolah lagi, seperti buku-buku sekolah, botol air kemasan, dan barang-barang bekas lainnya. Sampah-sampah dibawa tiap warga Kairo kemudian ditimbang dan dijumlahkan harganya sesuai jenisnya, lalu mereka masing-masing menerima fulus.

Ada dua tempat pengolahan sampah di Kairo menerima penjualan sampah-sampah warga Kairo. Dua tempat pengolahan sampah ini diresmikan akhir pekan lalu, sebagai salah satu upaya untuk mengatasi krisis sampah di kota berpenghuni 18 juta orang tersebut.

"Sampah tidak akan menjadi masalah tapi menjelma sebagai sumber pendapatan," bunyi pengumuman ditempel di luar tempat pengolahan sampah di Heliopolis. Juga ada pamflet bertulisan, "Pisahkan sampah membawa keuntungan dan kebersihan."

"Sekarang di sana selalu ada gunungan sampah dan baunya benar-benar mengerikan," kata Laila asy-Syazli. Perempuan 46 tahun ini berdiri dalam antrean untuk menjual sampah berupa botol-botol kosong.

Sampah di Kairo kini dikelola oleh pemerintah setempat. Para tukang sampah juga datang ke rumah-rumah untuk mengumpulkan sampah lalu dibawa ke tempat pengolahan di pinggiran Kairo. Kantor biro statistik menyatakan pada 2014 sampah dihasilkan warga Kairo berjumlah hampir lima ton.

Gagasan sampah bisa dijual ini pertama kali diajukan oleh dua anggota parlemen. Pemerintah Kairo menyambut positif ide itu lalu mengeluarkan izin dan menyewakan lahan bagi para investor swasta untuk membangun tempat pengolahan sampah.

Salah satu investor dalam tempat pengolahan sampah, Nariman Talaat, mengakui warga Mesir antusias dengan proyek sampah bisa dijual namun mereka masih belum bisa memisahkan sampah bernilai uang itu. "Saya kira sampah tidak terpakai adalah uang terbuang, itulah alasan saya menyukai ide itu," ujarnya.

Nadia Henry, satu dari dua anggota parlemen mengajukan gagasan tersebut, bilang proyek sampah bisa dijual ini merupakan bagiann dari rencana jangka panjang untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah menyeluruh dan ramah lingkunagn di negara berpenduduk sekitar 92 juta itu.

Menurut Nadia, Gubernur Kairo Atif Abdil Hamid telah memerintahkan agar proyek sampah dijual ini diperluas ke seluruh wilayah Kairo.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Kuota haji tiap negara tahun ini mungkin 20-50 persen

Haji tahun lalu hanya buat penduduk Saudi. Jumlahnya pun seribu orang saja.

Kapal kargo MV Helios Ray milik konglomerat asal Israel, Abraham Ungar, pada 26 Februari 2021 dihantam ledakan saat berlayar di Teluk Oman. (Katsumi Yamamoto/MarineTraffic.com)

Setelah diperbaiki akibat dihantam ledakan, kapal kargo Israel berlayar lagi menuju Singapura

Kapal ini sebelumnya membongkar muatan di pelabuhan di Kota Dammam, Arab Saudi. 

Hamzah Yahya Kusyak, insinyur perancang sumur Zamzam, wafat dalam umur 80 tahun pada 2 Maret 2021. (Arab News/Supplied)

Insinyur perancang sumur Zamzam wafat

Yahya dilahirkan di Makkah pada 1941. Ayahnya pedagang sekaligus bekerja sebagai mutawif bagi jamaah umrah.

Sebanyak 60 mahasiswa Indonesia tengah belajar pertanian di Israel pada 2 Maret 2021 telah mendapat suntikan dosis kedua vaksin Covid-19. (Albalad.co)

60 mahasiswa Indonesia di Israel telah disuntik dosis kedua vaksin Covid-19

Diperkirakan 75 persen dari sekitar sembilan juta penduduk Israel sudah divaksinasi Covid-19 akhir bulan ini.





comments powered by Disqus