kabar

Kasih makan kucing hidup-hidup ke anjing, tiga lelaki dihukum bersihkan Kebun Binatang Dubai tiga bulan

Sanksi diberikan oleh Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum.

16 Maret 2017 21:55

Sehari setelah polisi menangkap tiga lelaki memberi makan kucing hidup-hidup ke dua ekor anjing, Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, Emir Dubai sekaligus Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab (UEA), kemarin memberikan sanksi kepada mereka.  

Syekh Muhammad bin Rasyid memerintahkan ketiga pria tidak disebutkan identitasnya itu membersihkan semua fasilitas di Kebun Binatang Dubai empat jam sehari selama tiga bulan.

Polisi Selasa lalu membekuk lelaki dalam rekaman video tampak tengah memberikan seekor kucing putih dalam kandang kecil ke dua ekor anjing sangat beringas. Kucing hidup itu pun menjadi santapan kedua anjing itu. Rekaman video itu cepat tersiar luas dan mendapat kecaman para pengguna media sosial.

Syekh Muhammad bin Rasyid dalam serangkaian cuitannya di Twitter menilai perbuatan ketiga pelaku brutal dan kejam. "Hal itu bertentangan dengan nilai-nilai dan ajaran agama kita untuk merawat binatang," katanya.

Tidak ada penjelasan apakah ketiga lelaki itu juga akan diadili. Sesuai hukum berlaku di UEA, penyiksa binatang diancam penjara hingga setahun dan denda 200 ribu dirham (US$ 54.500).

Kebun Binatang Dubai, dibuka pada 1967, menempati lahan seluas 1,5 hektare dengan jumlah penghuni 230 binatang.

Syekha Latifah, putri dari Emir Dubai Syekh Muhammad bin Rasyid al-Maktum, berpose bareng Mary Robinson, mantan Komisaris Tinggi PBB Urusan Hak Asasi Manusia, di kediamannya di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 15 Desember 2018. (UAE Ministry of Foreign Affairs)

Bantah tahan putrinya, emir Dubai rilis foto Syekha Latifah

Syekha Latifah kabur dari UEA akhir Februari lalu dan berhasil ditangkap di perairan internasional dekat India pada awal Maret. Sejak saat itu, dia tidak pernah kelihatan di depan publik.

Sheikha Latifa, daughter of Dubai Emir Sheikh Muhammad bin Rashid al-Maktoum, with her Finnish friend, Tiina Jauhiainen. (@detainedindubai for Albalad.co)

Amnesty International desak emir Dubai bebaskan Syekha Latifah

"Amnesty International menilai India dan UEA telah melanggar hukum internasional, termasuk penahanan semena-mena, penyiksaan, dan penghilangan paksa."

Ilustrasi pengantin Arab. (americanbedu.com)

Lelaki Dubai ceraikan istri karena menolak bercinta saat berbulan madu

Sang istri menuding suaminya main pukul dan pelit.

Kepolisian Dubai, Uni Emirat Arab, merekrut polisi robot (Robocop) pertama di dunia. (WAM)

Dubai rekrut polisi robot pertama di dunia

Ia memiliki tinggi 170 sentimeter dan berat seratus kilogram. Dapat mengenali ekspresi wajah manusia dan bisa berbicara dalam enam bahasa.





comments powered by Disqus