kabar

Imam Besar Al-Azhar sampaikan belasungkawa atas wafatnya Kiai Hasyim Muzadi

"Pandangan Kiai Hasyim dan Al-Azhar sama, yakni demi kepentingan umat Islam," Anizar. "Juga moderat dalam pandangan keagamaan dan perhatian terhadap perdamaian dunia."

17 Maret 2017 00:40

Syekh Ahmad ath-Thayyib, Imam Besar Al-Azhar, Kairo, Mesir kemarin menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya Kiai Hasyim Muzadi, anggota Dewan Pertimbangan Presiden dan mantan Ketua Umum PBNU (Pengurus Besar Nahdhatul Ulama).

Kiai Hasyim meeninggal kemarin pagi dan dimakamkan sorenya di Pesantren Al-Hikam, Depok, Jawa Barat.

Pesan belasungkawa Syekh Ahmad Thayyib itu disampaikan oleh penasihatnya, Muhammad Abdussalam, melalui Anizar Masyhadi dari Pesantren Modern Tazakka, Batang, Jawa Tengah. "Al-Azhar menyampaikan belasungkawa mendalam kepada pemerintah dan rakyat Indonesia, serta keluarganya," kata Syekh Ahmad Thayyib dalam pesan WhatsApp disampaikan Anizar kepada Albalad.co semalam.

Anizar bilang Kiai Hasyim dan Syekh Ahmad Thayyib memiliki hubungan sangat akrab. "Pandangan Kiai Hasyim dan Al-Azhar sama, yakni demi kepentingan umat Islam," ujarnya. "Juga moderat dalam pandangan keagamaan dan perhatian terhadap perdamaian dunia."

Pada 2010, Kiai Hasyim mengundang Syekh Ahmad Thayyib, waktu itu masih menjabat rektor Universitas Al-Azhar, menghadiri acara Internatinal Conference of Islamic Scholars (ICIS) di Jakarta.

Syekh Ahmad Thayyib terakhir kali datang ke Jakarta Februari tahun lalu. Anizar menambahkan Kiai Hasyim menemani Syekh Ahmad Thayyib ke Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim, Malang, untuk menerima gelar doktor kehormatan dan mengunjungi Pesantren Modern Darussalam, Gontor, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.   

Al-Azhar merupakan salah satu rujukan untuk mempelajari Islam. Al-Azhar dibangun pada 970 atau 972 semasa Dinasti Fatimiyah berkuasa di Mesir.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketegangan dengan Iran meningkat, Saudi uji coba sirene tanda ada serangan udara

Bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.

Mahmud Syekhruhu, pilot yang melarikan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali ke Arab Saudi pada 14 Januari 2011. (Middle East Eye)

Mantan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali wafat

Perdana Menteri Tunisia Yusuf Syahid bilang dirinya akan mengizinkan mayat Bin Ali dimakamkan di negara asalnya.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi segera adili lagi ulama-ulama pengkritik Bin Salman

Dalam sidang sebelumnya,jaksa telah menuntut hukuman mati terhadap Syekh Salman, Syekh Awad, dan Syekh Ali al-Umari.

Masyail al-Jalud, perempuan Arab Saudi berumur 33 tahun, pelesiran ke mal di Kota Jeddah mengenakan blus dan rok pada September 2019. (Twitter)

Tolak berabaya, perempuan Saudi pelesiran ke mal pakai blus dan rok

Bin Salman menyebut Islam tidak mewajibkan perempuan berabaya dan berjilbab serba hitam.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Ketegangan dengan Iran meningkat, Saudi uji coba sirene tanda ada serangan udara

Bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.

20 September 2019

TERSOHOR