kabar

Wartawan Turki lamar kekasihnya di depan Kabah

Akion memenuhi kedua syarat itu. Melamar sambil berlutut di depan kiblat kaum muslim sejagat serta disiarkan langsung melalui media sosial.

19 Maret 2017 19:23

Wartawan stasiun televisi TRT milik pemerintah Turki Yusuf Akion telah melaksanakan permintaan kekasihnya untuk melamar seraya memberikan cincin kawin dan berlutut di muka Kabah, berada dalam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi.

Akion juga memenuhi keinginan tunangannya itu agar semua kejadian ini direkam.

Putra dari mantan atase media Kedutaan Besar Turki di Ibu Kota Riyadh ini sebenarnya sudah pernah melamar pacarnya tersebut di depan Kabah pada 2012, namun gadis tidak disebutkan identitasnya ini memberi syarat agar Akion melamar dirinya dengan cara berlutut. Kalau menolak, dia bilang tidak mau menikah dengan Akion.

Akion memenuhi kedua syarat itu. Melamar sambil berlutut di depan kiblat kaum muslim sejagat serta disiarkan langsung melalui media sosial.

"Saya di sini, di depan Kabah dengan restu ibu kita. Saya sedikit malu kepada mereka tapi saya pikir saya melakukan hal baik," kata Akion.

Rekaman video Akion melamar kekasihnya sambil berlutut di hadapan Kabah tersiar luas, namun dia harus menghapus itu karena kebanjiran kritik dan kecaman.

Syekh Bandar Abdul Aziz Balila, imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi tangkap satu lagi imam Masjid Al-Haram

Alhasil, sudah dua imam Masjid Al-Haram ditahan setelah Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib dibekuk bulan lalu.

Imam Masjid Al-Haram Syekh Faisal bin Jamil al-Ghazawi. (Twitter)

Satu lagi imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah

Sudah dua imam Masjid Al-Haram dilarang berdakwah dan satu lagi ditahan.

Syekh Khalid bin Ali al-Ghamdi, salah satu imam Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi. (Twitter)

Arab Saudi larang imam Masjid Al-Haram berdakwah

Arab Saudi bulan lalu menangkap Syekh Dr. Saleh bin Muhammad at-Talib, juga salah satu imam Masjid Al-Haram.

Sebuah alat derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat, 11 September 2015. (Arab News)

Raja Salman tidak tepati janji beri santunan bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram

Lagi-lagi Arab Saudi melanggar janji untuk mengumumkan hasil penyelidikan atas tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang. Raja Salman juga menolak meminta maaf dan mengakui kesalahan.





comments powered by Disqus