kabar

Mubarak bebas dari penjara

"Saya kira bebasnya Mubarak hal sudah diduga karena murid-muridnya kini sedang memerintah negara ini," kata seorang aktivis.

24 Maret 2017 22:14

Husni Mubarak, Presiden Mesir dilengserkan dalam revolusi pada Februari 2011, hari ini dibebaskan dari penjara setelah mendekam selama enam tahun.

Pengacaranya, Farid ad-Dib, bilang kepada surat kabar Al-Masri al-Yaum, Mubarak, 88 tahun, sudah keluar dari rumah sakit militer Maadi tadi pagi menuju rumahnya di kawasan Heliopolis, pinggiran Ibu Kota Kairo. "Dia sudah sarapan dengan keluarga dan sejumlah temannya," kata Farid.

Dia menambahkan Mubarak berterima kasih kepada pihak-pihak mendukung dirinya selama menjalani sidang.

Mahkamah Agung Mesir pada 2 Maret lalu membatalkan dakwaan terhadap Mubarak, menyebutkan dirinya terlibat dalam pembunuhan 239 orang dalam unjuk rasa besar-besaran selama 18 hari, berujung pada kejatuhan rezimnya. Dalam kasus ini, dia awalnya divonis hukuman penjara seumur hidup pada 2012.

Mubarak bareng dua putranya - Alaa dan Gamal, telah bebas dua tahun lalu - sama-sama divonis hukuman kurungan tiga tahun atas dakwaan korupsi.  

"Saya kira bebasnya Mubarak hal sudah diduga karena murid-muridnya kini sedang memerintah negara ini," ujar Mahinur al-Masri, aktivis sekaligus pengacara pernah 15 bulan dipenjara oleh rezim Abdil Fattah as-Sisi. "Rezim, korupsi, dan kebrutalannya sama."

Sebuah bom meledak dekat rumah sakit militer Maadi bertepatan dengan bebasnya Mubarak. Kementerian Dalam Negeri Mesir menjelaskan lewat keterangan tertulis, seorang petugas keamanan sebuah gedung tewas akibat ledakan itu saat dirinya mengambil sebuah benda logam mencurigakan. Istri dan dua anaknya luka.

Seorang lelaki Israel mengibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem pada 22 Agustus 2019. (Screengrab)

Lelaki Israel kibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem

Dia menyebut tindakannya itu sebagai perayaan atas terwujudnya perdamaian antara kedua negara.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Bumi kian panas, berhaji pada 2047-2052 berbahaya bagi kesehatan

Musim panas di Arab Saudi berlangsung saban Mei hingga Agustus.

Kota Istanbul, Turki. (thstregisistanbul.com)

Pelancong perempuan asal Arab Saudi diculik di Istanbul

gerombolan bersenjata menembak dan merampok barang-barang milik sekumpulan turis Arab Saudi sedang duduk di sebuah kafe di Istanbul Sabtu minggu lalu.

Pangeran Turki bin Abdullah bin Abdul Aziz. (Flickr)

Pangeran Arab Saudi berusaha bunuh diri dalam penjara

Putra dari mendiang Raja Abdullah bin Abdul Aziz itu termasuk dalam lusinan pangeran, konglomerat, dan pejabat ditangkap atas tuduhan korupsi sejak dua tahun lalu.





comments powered by Disqus