kabar

Penari perut Mesir ditunjuk jadi presenter program agama selama Ramadan

Dia menolak bercadar ketika memandu acara nantinya.

28 Maret 2017 11:23

Penari perut tersohor di Mesir Sama al-Masri bilang dia telah menandatangani kontrak dengan sebuah stasiun televisi berbayar untuk menjadi presenter program agama selama Ramadan tahun ini. Kabar tersbut menggegerkan negara Nil itu, termasuk membikin marah Al-Azhar, lembaga pendidikan Islam paling bergengsi di dunia.

Kepada Al-Arabiya, Sama mengatakan berita itu serius dan dia akan mengungkapkan rinciannya. Dia menambahkan dirinya akan menjadi pemandu acara para ulama berbicara soal pentingnya menghormati orang tua dan konsekuensi dalam Islam bila tidak menaati orang tua.

Sama mengakui masih ada ganjalan soal pekerjaan itu karena stasiun televisi tersebut meminta dia bercadar saat memandu acara. Sama telah menolak permintaan itu karena dia tidak berjilbab dalam kehidupan sehari-hari. Dia berniat berkerudung ketika menjadi presenter program agama itu.

Menurut Sama, dia menolak berjilbab selama memandu program lantaran dia tidak ingin penampilannya tidak meyakinkan. Dia menambahkan stasiun televisi tersebut termasuk nomor Wahid di Mesir, namun dia menolak menyebut namanya.

Pengumuman dari Sama ini memicu kemarahan aktivis media sosial. Mereka meminta stasiun televisi mengontrak Sama bersikap terbuka. Mereka mendesak masyarakat membikot program itu nantinya.

"Adalah kebiadaban melihat seorang penari perut memandu sebuah program agama di Mesir, negara dihuni Al-Azhar."

Pihak Al-Azhar menyerukan agar program itu dibatalkan. Mereka bakal meminta pemerintah turun tangan untuk menghentikan acara televisi tersebut.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Demonstran Yahudi ultra-Ortodoks bubar karena dihadang perempuan pamer bra

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks kerap memprotes pemasangan poster perempuan di tempat umum atau media dengan alasan haram.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.

Iyad al-Baghdadi, aktivis prodemokrasi tinggal di Norwegia menjadi sasaran pembunuhan Arab Saudi. (Twitter)

Tiga teman Khashoggi terancam dibunuh oleh Arab Saudi

Ketiga orang ini adalah Iyad al-Baghdadi (tinggal di Norwegia), Umar Abdul Aziz (menetap di Kanada), dan satu orang belum diketahui identitasnya dan bermukim di Amerika.

Pegasus, aplikasi telepon seluler bikinan NSO Group, perusahaan berbasis di Ibu Kota tel Aviv, Israel. (slideshare.net)

Aplikasi sadap bikinan Israel bobol WhatsApp

Setelah berhasil masuk ke sebuah telepon seluler, Pegasus menguasai kamera, mikropon, surat elektronik, daftar kontak, pesan, dan sebagainya.





comments powered by Disqus