kabar

Dato Tahir bantu pemulangan tenaga kerja Indonesia bermasalah di Yordania

Bos Mayapada Group ini berbicara dan menengok kondisi tempat penampungan mereka.

02 April 2017 03:05

Di sela lawatannya untuk mengunjungi kamp pengungsi Suriah di Yordania, bos Mayapada Group Dato Tahir menyempatkan diri menengok kondisi tenaga kerja perempuan Indonesia bermasalah, kini tinggal di tempat penampungan sementara di KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Ibu Kota Amman.

Dalam pertemuan dengan 16 pekerja Indonesia itu di KBRI Amman semalam waktu setempat, orang terkaya nomor lima di Indonesia berharta US$ 2,8 miliar versi majalah Forbes tahun ini berjanji membantu pemulangan mereka, seperti dilaporkan wartawan Albalad.co Faisal Assegaf dari Yordania.

Semua pekerja wanita itu mengalami masalah dengan majikan mereka, terutama tidak digaji.

Dato Tahir meminta KBRI Amman memastikan berapa gaji yang akan dibayar oleh majikan, sisanya akan dia lunasi semua. "Yang penting semua bisa pulang. Saya akan bantu lunasi gaji semuanya," kata Dato Tahir.

Menurut Kuasa Usaha Sementara KBRI Amman Nico Adam, sebenarnya ada 20 pekerja perrmpuan Indonesia tinggal di penampungan sementara.

Dato Tahir tanpa rasa sungkan menanyakan persoalan sejumlah buruh migran itu. Ada yang mengaku tidalk digaji sembilan tahun. Ada pula yang menikah dengan lelaki Yorsdania tapi tidak bisa membawa pulang anaknya. 

"Saya bisa merasakan apa yang Anda rasakan," ujar Dato Tahir berempati. Dia juga memberikan sumbangan dalam amplop bagi 20 tenaga kerja perempuan bermasalah tersebut. "Saya upayakan saya sebelum meninggalkan Yordania, semua persoalan sudah beres.

Setelah pertemuan, filantrofis berumur 65 tahun ini mengunjungi tempat penampungan para buruh migran bermasalah itu.

Nico bilang donasi Dato Tahir sudah dipakai untuk membeli pemanas ruangan, ranjang bertingkat, dan membuat fasilitas kesehatan.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bersama kelima cucu angkatnya di kamp pengungsi Suriah di Azrq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

UNHCR berhasil temukan lima cucu angkat Dato Tahir di Suriah

Mereka sudah kembali ke kampung halaman mereka di Daraa.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir saat berbincang dengan keluarga pengungsi asal Suriah di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Patah arang sinterklas Suriah datang

Setahun lalu, Dato Tahir datang dengan wajah sumringah. Dia senang bisa kembali bertemu lima cucu angkatnya.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir saat berbincang dengan keluarga pengungsi asal Suriah di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dato Tahir kunjungi kamp pengungsi Suriah lagi

Selain ke Yordania, dia juga akan mengunjungi kamp pengungsi di Libanon.

Bos Mayapada Group Dato Tahir berbincang dengan satu keluarga pengungsi Suriah di kamp Azraq, Yordania, pada 27 Oktober 2016. (KBRI Amman buat Albalad.co)

Dato Tahir berencana tengok pengungsi di Libanon dan Irak

Dia sudah dua kali mengunjungi kamp pengungsi Suriah di Yordania.





comments powered by Disqus