kabar

Pengadilan Mesir izinkan pemberian dua pulau ke Arab Saudi

Mesir dan Saudi menyepakati penyerahan Tiran dan Sanafir April tahun lalu.

03 April 2017 18:15

Pengadilan Masalah Darurat Mesir kemarin membolehkan kesepakatan soal penyerahan dua pulau, Tiran dan Sanafir, ke Arab Saudi dilaksanakan.

Putusan itu sekaligus membatalkan vonis Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Januari lalu membatalkan perjanjian kontroversial dicapai saat Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz melawat ke Mesir April tahun lalu.

Vonis ini keluar ketika hubungan kedua negara membaik setelah beberapa bulan memburuk akibat kesepakatan itu. Rakyat Mesir sedari mula memprotes penyerahan Tiran dan Sanafir.

Asyraf Farhat, pengacara menggugat kesepakatan soal Tiran dan Sanafir, memprotes putusan itu. "Pengadilan tidak berwenang mencampuri masalah kedaulatan," katanya.

Meski begitu, keputusan terbaru tersebut harus mendapat persetujuan parlemen. Kabinet Mesir sejak awal menyetujui penyerahan kedaulatan atas dua pulau tidak berpenghuni itu ke Saudi.

Para pejabat Saudi dan Mesir menegaskan Tiran dan Sanafir asli memang milik Saudi. Kedua pulau itu diberikan sementara kepada Mesir pada 1950-an untuk perlindungan dari Israel.

Namun pihak oposisi beralasan kedua pulau itu telah menjadi kepunyaan Mesir sesuai perjanjian 1906, jauh sebelum negara Saudi terbentuk.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Demonstran Yahudi ultra-Ortodoks bubar karena dihadang perempuan pamer bra

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks kerap memprotes pemasangan poster perempuan di tempat umum atau media dengan alasan haram.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.





comments powered by Disqus