kabar

Tunisia tutup klub malam karena campurkan musik disko dengan azan

Kejadian otu berlangsung dalam sebuah pesta dipandu disc jockey dari Eropa.

04 April 2017 02:44

Seorang pejabat Tunisia kemarin bilang aparat berwenang di Nabil, kota di timur laut Tunisia, telah menutup sebuah klub malam karena seorang disc jockey mencampurkan musik disko dengan azan.

Rekaman video mengenai kejadian itu sudah tersiar luas sejak Ahad lalu, memperlihatkan para pengunjung klub malam asyik berjoget diiringi musik bercampur suara azan. Pesta ini dipandu dua disc jockey dari Eropa.

Video itu mendapat kecaman luas di dunia maya.

"Setelah memastikan kebenaran kejadian itu, kami memutuskan menutup klub malam tersebut sampai ada pemberitahuan lebih lanjut," kata Gubernur Nabil Manuar Wartani.

Dia menambahkan penyelidikan telah dilakukan dan manajer klub malam tidak disebutkan namanya itu sudah ditahan, dengan alasan melanggar moral dan memicu kemarahan masyarakat.

"Kami tidak akan membiarkan penghinaan terhadap kesucian agama," ujarnya.

 

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi izinkan Indonesia kirim jamaah umrah

Setibanya di Saudi, jamaah harus menjalani karantina tiga hari di hotel sebelum mulai melaksanakan umrah.

Sejumlah pekerja tengah membersihkan halaman Masjid Al-Haram di Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Lelaki Saudi tabrakkan mobilnya ke pintu masuk Masjid Al-Haram

Kejadian itu kecelakaan bukan disengaja.

Rekaman video polisi syariah Arab Saudi berusaha mengusir Fatmah Ibrahim Husain dari Mal Nakhil di Ibu Kota Riyadh gara-gara Fatmah memakai riasan mata. (YouTube)

Lelaki Saudi tikam penjaga Konsulat Prancis di Jeddah

Korban dalam keadaan stabil di rumah sakit. Polisi sudah menangkap pelaku.





comments powered by Disqus