kabar

Kecelakaan mobil bikin jutawan Suriah di Dubai sumbangkan seluruh hartanya

Dumato dan istrinya kini diyakini berkelana menggunakan mobil minibus di Amerika Selatan.

05 April 2017 23:07

Sebagai orang tajir, Mazzi Dumato, jutawan asal Suriah tinggal di Dubai, Uni Emirat Arab, menjalani hidup serba wah. Bergonta ganti pasangan dan menikmati beragam surga dunia.

Lelaki kelahiran Ibu Kota Damaskus itu mulai kebanjiran harta setelah bisnisnya di bidang desain web, pemasaran, dan real estat berkembang pesat. Hingga Dumato mampu mengumpulkan kekayaan senilai US$ 3 juta.  

Namun kecelakaan mobil menimpa dirinya membikin jalan hidupnya berubah. Dia menjadi korban tabrakan beruntun lima kendaraan saat sedang mengendarai Ferrari seharga US$ 150 ribu. Dia sempat tertidur sehingga tunggangannya itu menabrak truk. Musibah ini terjadi setelah dia pulang dari pesta.

Sehabis mendekam semalam di penjara, Dumato, 38 tahun, akhirnya sampai pada satu kesimpulan: inilah saatnya untuk mengevaluasi diri. Dia kemudian memutuskan untuk meninggalkan bisnisnya dan bepergian buat mencari kebahagiaan.

Dalam pengembaraannya ke Brasil, dia bertemu Milena, relawan kemanusiaan kemudian menjadi istrinya. Terinspirasi oleh kemurahan hati sang istri, Dumato lalu mendonasikan hartanya senilai US$ 3 juta.

"Pada dasarnya, saya menyumbangkan seluruh uang saya...Ketika saya meninggalkan Dubai, saya memiliki sekitar US$ 3 juta," kata Dumato, seperti dilansir the Daily Mail. "Saya menggelontorkan sekitar US$ 1 juta untuk membeli properti dan sisanya buat biaya rumah sakit istri saya menderita kanker, pengobatan dirinya setelah kecelakaan, dan perawatan iparnya mengalami tumor otak, di mana dia masih di rumah sakit."

Beberapa dari properti dia beli, digunakan untuk pusat perawatan kanker dan yang lain buat tempat tinggal kaum papa.

Dumato dan istrinya kini diyakini berkelana menggunakan mobil minibus di Amerika Selatan.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Demonstran Yahudi ultra-Ortodoks bubar karena dihadang perempuan pamer bra

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks kerap memprotes pemasangan poster perempuan di tempat umum atau media dengan alasan haram.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.





comments powered by Disqus