kabar

Libanon usir sepuluh ribu pengungsi Suriah

Karena kamp dibikin di Lembah Bekaa dekat dengan pangkalan udara.

08 April 2017 10:17

Angkatan Darat Libanon kemarin telah mengeluarkan perintah pengusiran terhadap lebih dari sepuluh ribu pengungsi Suriah mendiami sejumlah kamp di Lembah Bekaa. Alasannya, kamp-kamp pengungsian itu terlalu dekat dengan pangkalan udara Libanon.

"Angkatan darat sudah mengeluarkan perintah pengusiran kepada lebih dari sepuluh ribu pengungsi tanpa ada rencana jelas ke mana mereka akan dipindahkan," kata Lama Fakih, Wakil Direktur Timur Tengah di Human Rights Watch (HRW).

Padahal, dia menambahkan, para pejabat Libanon dalam sebuah pertemuan di Ibu Kota Brussels melaporkan keberhasilan negara mereka menangani pengungsi Suriah. Karena itu, mereka meminta tambahan bantuan buat mengurus pengungsi dari negara Syam tersebut.

Libanon saat ini kebanjiran lebih dari 1,5 juta pengungsi Suriah, tinggal di kamp-kamp sementara tersebar di seantero Libanon.

Bassam Khawaja, peneliti asal Libanon untuk HRW, menjelaskan sekitar 1.400 pengungsi Suriah telah meninggalkan kamp pengungsian. "Tidak satupun dari orang-orang ini memiliki tempat ingin dituju, mereka mempunyai sumber daya sangat terbatas buat bertahan hidup, apalagi kebanyakan dari pengungsi ini hidup sangat miskin dan terbelit utang," ujarnya.

Perintah pengusiran tersebut berlaku untuk 90 kamp pengungsian tersebar di desa Dalhamiya, Riaq, Tannin al-Fauqa, Tanim al-Tahta, dan Hosy al-Ghanam.

Perdana Menteri Libanon Saad Hariri pekan lalu mengatakan keuangan negaranya hampir mencapai titik impas dalam mengurus pengungsi Suriah.

Militer Israel memberikan pertolongan pertama terhadap satu dari empat anak yatim piatu Suriah menjadi korban luka dalam perang, sebelum dilarikan ke rumah sakit di Israel pada 29 Juni 2018. )the Israel Defense Forces)

Israel rawat empat anak yatim piatu Suriah

Jumlah pengungsi Suriah di perbatasan dengan israel di Dataran Tinggi Golan meningkat menjadi sekitar 270 ribu orang.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir menggendong Hanan, 4 tahun, anak pengungsi Suriah tinggal di sebuah kamp di Lembah Bekaa, Libanon, 11 April 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel kirim 300 tenda dan 30 ton makanan bagi pengungsi Suriah

Selama 2016-2017, Israel sudah menggelontorkan 360 ton makanan untuk pengungsi Suriah.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Bocah pengungsi Suriah pakai kaleng sebagai pengganti kaki

UNICEF Maret lalu menyebutkan ada 1,5 juta warga Suriah mengalami cacat, termasuk 86 ribu orang kehilangan kaki.





comments powered by Disqus