kabar

Hariri dijadwalkan ke Indonesia tahun ini

Kedua negara akan memprioritaskan kerja sama ekonomi.

11 April 2017 21:42

Perdana Menteri Libanon Saad Hariri menyatakan kesiapannya berkunjung ke Indonesia. Hal itu dia sampaikan dalam pertemuan kemarin siang dengan Duta besar Indonesia buat Libanon Achmad Chozin Chumaidy di kantor perdana menteri di Ibu Kota Beirut, Libanon.

"Saya ingin sekali berkunjung ke Indonesia jika beberpa agenda utama di pemerintahan sudah kami selesaikan," kata Hariri, seperti dilansir dalam siaran pers KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Beirut, diterima Albalad.co hari ini. "Begitu juga, kami akan sangat terhormat jika Presiden Indonesia dapat berkunjung ke Libanon," ujar Hariri.  

Achmad Chozin berharap kunjungan resmi Hariri itu bisa berlangsung pertengahan tahun ini.

Dalam pertemuan itu, Achmad Chozin menjelaskan perkembangan hubungan bilateral Indonesia-Libanon dalam segala bidang. Beberapa kerja sama telah berjalan baik, khususnya di sektor pendidikan dan pertukaran budaya. Kerja sama ekonomi akan menjadi prioritas untuk terus dikembangkan.

"Di antara potensi-potensi ekonomi dapat digali oleh pemerintah Libanon adalah peluang untuk mendatangkan wisatawan Indonesia ke Libanon," kata Achmad Chozin. "Setiap tahun puluhan ribu jamaah umrah asal Indonesia mayoritas melanjutkan perjalanannya untuk berwisata ke beberapa negara di kawasan, namun sampai saat ini baru ke Turki, Mesir, Yordania, dan Uni Emirat Arab yang menjadi tujuan."
 
Dia mengatakan kepada Hariri, banyak hal dapat digali oleh Libanon dari Indonesia, termasuk pengalaman Indonesia soal pemberdayaan perempuan, kini menjadi perhatian pemerintah Hariri. Libanon baru membentuk Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan masih berdebat mengenai kuota kaum hawa di parlemen.  

Menanggapi hal tersebut, Hariri menyambut baik segala bentuk kerja sama dengan Indonesia dapat memberikan manfaat bagi kedua Negara. Hariri mengatakan akan menjadwalkan lawatan ke Indonesia setelah beberapa isu di pemerintahan dapat diselesaikan. Yaang menjadi perhatian utama adalah pembahasan mengenai undang-undang pemilihan umum baru.

Jenazah Brigadir Jenderal Muhsin Fakhrizadeh Mahabadi, kepala program nuklir Iran dibunuh Mossad pada 27 November 2020. (Twitter)

Iran akui Israel telah mencuri dokumen rahasia nuklir mereka

Pencurian itu dilakukan oleh Mossad pada 2018.

Israel pada 1 Februari 2021 mengirim dua ribu dosis vaksin Covid-19 buatan Moderna ke Tepi Barat, Palestina. (Jerusalem Post/Courtesy)

Warga Israel tidak wajib pakai masker sejak kemarin

Israel sedari kemarin juga membuka sekolah untuk semua level. 

Pemandangan pada Selasa sore, 31 Mei 2016, di pusat belanja Lale di Ibu Kota Teheran, Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Menteri Iran dijadwalkan bertemu Jokowi dan Menteri Retno besok

Zarif dan Retno akan membahas perkembangan kerjasama bilateral di bidang kesehatan, ekonomi, riset, dan teknologi.

Pemimpin tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei menangis sesenggukan saat memimpin salat jenazah komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Ibu Kota Teheran, Iran, 6 Januari 2020. (Sky News)

Menteri luar negeri Iran tiba di Jakarta malam ini

Lawatan Zarif ke Jakarta inu berlangsung di tengah memanasnya konflik Iran-Israel sehabis sabotase terjadi di reaktor nuklir Natanz di Iran serta serangan terhadap kapal Israel.





comments powered by Disqus