kabar

Ahmadinejad mendaftar untuk ikut pemilihan presiden Iran

"Pemimpin (Ali Khamenei) menyarankan saya untuk tidak ikut pemilihan dan saya menerima itu. Sarannya tidak harus diartikan saya dilarang."

13 April 2017 09:43

Mantan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad kemarin mendaftar untuk ikut bertarung dalam pemilihan presiden, bakal digelar pada 19 Mei mendatang.

Dia tadinya menyatakan tidak akan mencalonkan diri lagi setelah pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei saat berceramah September tahun lalu, menyarankan Ahmadinejad untuk tidak maju lagi demi kebaikan diri sendiri dan negara.

Dikelilingi para pendukungnya setelah mengisi formulir bakal calon presiden dan sambil membuat tanda kemenangan dengan jari telunjuk dan tengahnya, Ahmadinejad bilang, "Pemimpin (Ali Khamenei) menyarankan saya untuk tidak ikut pemilihan dan saya menerima itu. Sarannya tidak harus diartikan saya dilarang."

Ahmadinejadi dua kali menjabat presiden selama 2005-2013. Dikenal dengan sebutan era Ahmadinejad, ditandai dengan pemerintahan buruk, manipulasi uang negara, intervensi pasar, dan kecurangan data.

Namun dalam jumpa pers Rabu pekan lalu di Ibu Kota Teheran, Ahmadinejad membantah semua tudingan itu. "Pemerintahan saya paling bersih dalam sejarah Iran," ujarnya.

Ulama garis keras Ibrahim Raisi juga telah mendaftar sebagai bakal calon presiden Iran.

Analis politik Hasan Lasjerdi yakin pencalonan Ahmadinejad itu akan dicoret oleh Dewan Garda. "Dia tidak bakal diloloskan oleh Dewan Garda lantaran latar belakangnya," tutur Lasjerdi kepada Tehran Times. Dia menambahkan ketika berkuasa, Ahmadinejad juga pernah menentang Ali Khamenei.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi minta kaum muslim tunda dulu pendaftaran haji

Pernyataan Al-Bantani itu mengisyaratkan pelaksanaan haji tahun ini mungkin dibatalkan.

Jalan di sekitar Masjid Al-Haram, Kota Makkah, lengang dari kendaraan sejak Arab Saudi memberlakukan jam malam pada 23 Maret 2020. (Haramain Info)

Penderita Covid-19 di Makkah meningkat jadi 260 orang

Hingga hari ini, pengidap Covid-19 di negara Kabah itu bertambah 110 orang menjadi 1.563 penderita.

Mantan Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad. (commons.wikimedia.org)

Ahmadinejad ditangkap dengan tuduhan hasut demonstran

Pihak oposisi mengklaim sudah 50 demonstran tewas. Sedangkan versi pemerintah hanya 22 orang terbunuh.





comments powered by Disqus