kabar

Indonesia akan bangun permukiman tetap bagi jamaah haji di Makkah

"Ada pasarnya, kita berharap suasananya seperti di Indonesia, supaya tidak mengalami kesulitan," ujar Ali Taher.

14 April 2017 09:10

Pemerintah berencana membangun permukiman tetap bagi jamaah haji asal Indonesia di Kota Makkah, Arab Saudi.

Ali Taher, Ketua Komisi VIII Bidang Agama dan Kebudayaan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), kemarin menjelaskan permukiman tetap bagi jamaah haji itu diperlukan karena Indonesia saban tahun memiliki kontingen terbesar. Setelah kuota haji kembali normal ditambah bonus sepuluh ribu, jumlah jamaah haji asal Indonesia tahun ini sebesar 210 ribu.

Dia menambahkan pembangunan permukiman tetap bagi jamaah haji Indonesia ini akan dibiayai lewat dana haji atau dana abadi umat kini jumlahnya sekitar Rp 90 triliun. "Kita bakal usahakan agar permukiman itu dekat dengan Masjid Al-Haram dan akan kita koordinasikan dengan pemerintah Arab Saudi," katanya.   

Ali menambahkan soal alokasi dana buat membangun permukiman tetap bagi jamaah haji Indonesia di Makkah itu akan dibahas bareng Badan Pengelola Keuangan Haji baru dibentuk pemerintah.

Dia mengatakan sesuai kebijakan pemerintah Arab Saudi, Indonesia akan menyewa tanah untuk pembangunan permukiman di Makkah, sebab lahan di sana tidak dijual kepada warga atau negara asing. Dia memastikan pemerintah negara Kabah itu bersedia menyewakan lahannya di Makkah untuk membangun permukiman bagi jamaah haji Indonesia.

Ali menerangkan permukiman itu dibangun untuk menciptakan suasana mirip di Indonesia. "Ada pasarnya, kita berharap suasananya seperti di Indonesia, supaya tidak mengalami kesulitan," ujarnya.

Dia menekankan permukiman tetap bagi jamaah haji Indonesia itu hanya akan dibangun di Makkah. Alasannya, Jeddah hanya sekadar transit dan di Madinah kebutuhan hotel terpenuhi. "Alasan lainnya, lama tinggal, lebih dari 20 hari itu di Makkah. Pusat ibadah kan di Makkah," tutur Ali.

Dia berharap paling lambat lima tahun permukiman tetap jamaah haji Indonesia di Makkah sudah terbentuk.

Selain sebagai bentuk pelayanan, Wakil ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan pembangunan permukiman jamaah haji Indonesia itu juga bertujuan untuk mengenalkan Indonesia secara utuh kepada dunia, khususnya negara-negara Islam. "Saya membayangkan di sana nanti ada pusat Indonesia menjadi tempat untuk melihat kuliner, budaya, dan informasi lain tentang Indonesia," katanya.    

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi belum rilis daftar negara boleh kirim jamaah umrah

Saudi melarang India, Brasil, dan Argentina mengirim jamaah umrah.

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi terbitkan prosedur umrah saat pandemi

Hanya negara dengan kasus Covid-19 per hari dalam jumlah kecil boleh mengirim jamaah umrah.   

Suasana jamaah bertawaf di Kabah pada Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Di tahap pertama, jamaah dikasih waktu tiga jam buat berumrah

Arab Saudi belum mengeluarkan daftar negara boleh mengirim jamaah umrah.

Jamaah bertawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi izinkan jamaah dari luar negeri berumrah mulai 1 November

Jumlah jamaah dari luar negeri dibolehkan berumrah dinaikkan bertahap, tergantung pada kondisi penyebaran Covid-19 di negara masing-masing.





comments powered by Disqus