kabar

Puteri Kerajaan Saudi dipecat dari jabatan pemimpin redaksi Vogue Arabia

Baru pekan lalu, Puteri Dina muncul dalam sebuah pesta banjir pesohor di Qatar buat merayakan kemunculan Vogue Arabia.

14 April 2017 16:36

Baru terbit dua edisi, Puteri Dina al-Juhani Abdul Aziz dipecat dari jabatannya sebagai pemimpin redaksi majalah Vogue Arabia.

Puteri Dina, tidak memiliki pengalaman jurnalistik, ditunjuk oleh Condé Nast International Juli tahun lalu, untuk memimpin tim redaksi Vogue Arabia, khusus diterbitkan di Timur Tengah.

"Saya tidak berhenti. Saya dipecat dan saya akan memberikan keterangan soal itu hari ini (kemarin)," kata Puteri Dina kepada Fashion Network. "Mereka telah melanggar kontrak."

Perempuan Arab Saudi kelahiran California, Amerika Serikat, 42 tahun lalu, itu menghabiskan umurnya antara Amerika dan Timur Tengah. Sebab ayahnya adalah ahli ekonomi tersohor dan mengajar di universitas di Ann Aror serta Boulder.

Puteri Dina menikah dengan Pangeran Sultan bin Fahad bin Nasir bin Abdul Aziz pada usia 20-an tahun.

Sebelum ditunjuk sebagai pemimpin redaksi Vogue Arabia, Puteri Dina bekerja selama sepuluh tahun di industri ritel mewah. Dia juga pemilik toko konsep fesyen D'NA.

Dalam keterangan pers dilansir setelah Puteri Dina ditunjuk sebagai pemimpin redaksi Vogue Arabia, Presiden Condé Nast New Markets and Editorial Karina Dobrotvorskaya menilai Puteri Dina sebagai, "Pemimpin redaksi dengan pemahaman mendalam mengenai fesyen dan kaum hawa Arab modern."

Baru pekan lalu, Puteri Dina muncul dalam sebuah pesta banjir pesohor di Qatar buat merayakan kemunculan Vogue Arabia. "Adalah sebuah mimpi suatu hari ada majalah Vogue terbit di Timur Tengah," kata Puteri Dina. "Tapi tidak pernah saya bayangkan dalam sejuta tahun saya akan memimpin majalah itu."

Vogue Arabia diterbitkan oleh Nervora, berkantor pusat di Dubai, Uni Emirat Arab, juga mempublikasikan PopSugar Middle East dan ShopStyle Middle East.

Jalur penerbangan sebuah jet pribadi dari Tel Aviv ke Islamabad pada Oktober 2018. (Twitter/avischarf)

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

Demonstrasi antipemerintah meletup di Sudan. Para pengunjuk rasa memprotes kenaikan harga roti dan bahan bakar kendaraan bermotor. (Supplied)

Partai terbesar di Sudan tolak normalisasi dengan Israel

Al-Mahdi memperingatkan kesepakatan damai dengan Israel ini akan mengganggu legitimasi pemerintahan transisi Sudan.

Seorang lelaki Israel mengibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem pada 22 Agustus 2019. (Screengrab)

Bos Mossad: pengumuman normalisasi hubungan Arab Saudi-Israel setelah pemilihan presiden Amerika

Hampir 80 persen rakyat Saudi ingin negaranya menjalin hubungan resmi dengan Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Sudan dan Israel sepakat berdamai

"Negara Israel dan Republik Sudan telah setuju untuk berdamai," kata Trump.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

26 Oktober 2020

TERSOHOR