kabar

Penculik bebaskan 26 warga Qatar

Qatar membayar uang tebusan jutaan dolar Amerika.

22 April 2017 16:57

Milisi Kataib Hizbullah kemarin telah membebaskan 26 warga Qatar mereka sekap sejak Desember 2015.

Para pemburu dari Qatar itu diculik sekitar seratus lelaki bersenjata saat sedang dalam kemah mereka di selatan Irak.

Seorang pejabat senior Kementerian Dalam Negeri Irak bilang 26 warga Qatar, termasuk sejumlah pangeran, itu telah diserahkan kepada satu delegasi Qatar sudah tiba sejak Sabtu pekan lalu di Ibu Kota Baghdad, Irak.

Sumber-sumber mengetahui soal perundingan untuk pembebasan warga Qatar bilang pelepasan 26 warga negara Arab Teluk tersebut bagian dari pertukaran penduduk Sunni dan Syiah serta pembebasan tahanan di Suriah.

"Kementerian Dalam Negeri telah menerima 26 pemburu asal Qatar," kata Wahab at-Tai, penasihat menteri dalam negeri Irak. "Mereka akan diserahkan kepada utusan Qatar."

Dia menambahkan setelah menjalani pemeriksaan, baru diserahterimakan kepada delegasi dari Qatar.

"Para delegasi Qatar tersebut sekarang berada di kantor Perdana Menteri Irak Haidar al-Abadi," ujar seorang sumber. 

Sultan Oman Qabus bin Said melakukan pembicaraan bilateral dengan tamunya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, di Ibu Kota Muskat, Oman, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Buat singkirkan Netanyahu, partai-partai Arab rekomendasikan Gantz jadi perdana menteri Israel

"Bagi kami, hal terpenting adalah menyingkirkan Benjamin Netanyahu dari kekuasaan," kata pemimpin Joint List Aiman Audah.

Rumah Keluarga Ibrahim, berisi masjid, gereja, dan sinagoge, bakal dibangun di Pulau Saadiyat, Uni Emirat Arab. (Gulf Business)

UEA bangun sinagoge pertama

Pembangunan sinagoge perdana di UEA ini berlangsung saat negara itu tengah menjalin hubungan baik dengan Israel, negara dengan komunitas Yahudi terbesar sejagat.

Jenderal Abdil Fatah as-Sisi bertemu Presiden Muhammad Mursi. (en.nasimonline.ir)

Revolusi meletup lagi di Mesir

Demonstrasi berlangsung sejak kemarin sudah menyebar ke seantero negara Nil itu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketegangan dengan Iran meningkat, Saudi uji coba sirene tanda ada serangan udara

Bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Buat singkirkan Netanyahu, partai-partai Arab rekomendasikan Gantz jadi perdana menteri Israel

"Bagi kami, hal terpenting adalah menyingkirkan Benjamin Netanyahu dari kekuasaan," kata pemimpin Joint List Aiman Audah.

23 September 2019
UEA bangun sinagoge pertama
22 September 2019
Revolusi meletup lagi di Mesir
21 September 2019

TERSOHOR