kabar

Assad jadikan Rusia bahasa resmi kedua di Suriah

Banyak keluarga Suriah memberikan nama Putin bagi bayi mereka sebagai bentuk terima kasih atas dukungan Rusia.

23 April 2017 21:16

Sebagai ungkapan terima kasih atas dukungan sekaligus untuk memperkuat hubungan kedua negara, Presiden Suriah Basyar al-Assad telah menjadikan Rusia sebagai bahasa resmi kedua setelah bahasa Arab di negaranya.

Keputusan itu disampaikan oleh Duta Besar Suriah untuk Rusia Riyad Haddad. Dia menambahkan Assad juga telah memberikan sebuah lahan dekat Ibu Kota Damaskus untuk dibangun sekolah Rusia.

"Keputusan Assad soal Rusia mestinya menjadi bahasa resmi kedua di negara kami merupakan tanda terima kasih kepada rakyat Rusia atas dukungannya kepada bangsa Suriah," kata Haddad dalam sebuah sambutan di Ibu Kota Moskow, Rusia, seperti dilansir kantor berita Tass.

Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan sokongan militer dan diplomatik terhadap Assad sejak perang meletup enam tahun lalu. Rusia membantu pasukan pemerintah menguasai kembali Aleppo, kota terbesar kedua setelah Damaskus. Moskow juga berkali-kali memveto resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa dianggap merugikan Suriah.

Haddad bilang banyak juga keluarga di Suriah memberikan nama Putin bagi bayi mereka karena berterima kasih atas dukungan Putin selama ini.

Presiden Suriah Basyar al-Assad bertemu pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei di Ibu Kota Teheran, Iran, 25 Februari 2019. (Twitter)

Assad bertemu Khamenei di Teheran

Qasim Sulaimani juga hadir.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel akui pasok senjata ke para pemberontak Suriah

Namun sokongan dari Israel ini masih lebih kecil ketimbang bantuan dari Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Amerika Serikat.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel danai dan persenjatai 12 kelompok pemberontak di Suriah

Tiap pemberontak mendapat bayaran US$ 75 saban bulan. Juga ada dana tambahan untuk 12 kelompok pemberontak buat membeli senjata di pasar gelap Suriah.

Militer Israel memberikan pertolongan pertama terhadap satu dari empat anak yatim piatu Suriah menjadi korban luka dalam perang, sebelum dilarikan ke rumah sakit di Israel pada 29 Juni 2018. )the Israel Defense Forces)

Israel selamatkan 800 relawan Helm Putih dari Suriah

Evakuasi itu dilakukan setelah Inggris, Jerman, dan Kanada bersedia memberikan suaka.





comments powered by Disqus