kabar

Babi liar bunuh tiga jihadis ISIS di Irak

Mereka berencana menyerahkan diri kepada milisi Peshmerga di Kirkuk.

26 April 2017 05:45

Sekawanan babi liar telah membunuh tiga jihadis ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) di sebuah wilayah dekat Kota Kirkuk, utara Irak.

Para pengungsi lari dari Ar-Rasyad, wilayah di barat daya Kirkuk dikuasai ISIS, menemukan mayat ketiga jihadis dalam keadaan rusak di sekitar kawasan pertanian.

Wakil Kepala Badan Intelijen Kurdistan Brigadir Jenderal Azad Jalal bilang beberapa hari kemudian ISIS langsung mengirim pasukan untuk menewaskan seluruh gerombolan babi jalang itu.

"Ketiga anggota ISIS tersebut sedang berada dekat pos pemeriksaan Peshmerga di Ar-Rasyad," kata Jalal kepada the Telegraph. "Mereka bertemu kawanan babi buas dan babi-babi itu menewaskan ketiganya."

Jalal menduga ketiga jihadis nahas itu berupaya membelot dari ISIS dan ingin menyerahkan diri kepada pasukan Peshmerga. Dia menambahkan para pengungsi menemukan ketiga jenazah jihadis ISIS itu tidak melihat ada senjata.

ISIS diyakini sudah membawa ketiga mayat tersebut.

Milisi ISIS di Irak tengah terdesak akibat gempuran dari beragam pihak: pasukan Irak dibantu Amerika Serikat, Kurdi, dan milisi Syiah. Bagian barat Mosul juga telah direbut lagi.

Di Suriah ISIS juga terpojok. Kelompok bersenjata dipimpin Abu Bakar al-Baghdadi ini sikabarkan telah memindahkan markas besar mereka dari Raqqah ke Dair az-Zur.

 

Pemimpin ISIS wilayah Irak Abu Yasir al-Isawi tewas oleh serangan pasukan antiteror Irak pada 27 Januari 2021 di Kota Daquq, Provinsi Kirkuk, utara Irak. (Twitter)

Pemimpin ISIS wilayah Irak tewas

Abu Yasir, 39 tahun, adalah orang asli dari Falujah, kota di Provinsi Anbar berjarak sekitar 60 kilometer sebelah barat Baghdad.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Tidak ada warga Indonesia jadi korban dalam dua bom bunuh diri di Baghdad

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas insiden menewaskan 32 orang itu.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  

Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Misyaal bin Majid menjenguk warga Saudi menhadi korban luka dalam ledakan di pemakaman nin-muslim di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 11 November 2020. (Saudi Gazette)

ISIS akui bertanggung jawab atas ledakan di Jeddah

ISIS bilang serangan itu untuk diplomat Prancis.





comments powered by Disqus