kabar

ISIS pernah minta maaf karena serang tentara Israel

Israel memiliki saluran komunikasi terbuka dengan sel ISIS beroperasi di Golan.

26 April 2017 19:50

Mantan Wakil Menteri Pertahanan Israel secara tidak sengaja bilang milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) setidaknya pernah satu kali meminta maaf lantaran menyerang tentara Israel di Dataran Tinggi Golan, wilayah berbatasan dengan Suriah.

"Pernah ada satu kasus baru-baru ini di mana ISIS menembaki tentara Israel dan kemudian meminta maaf," kata Yaalon Sabtu pekan lalu, dalam sebuah diskusi mengenai kebijakan netralitas Israel dalam konflik Suriah, seperti dilansir Times of Israel.

Yaalon mengakui pula negara Zionis itu memang memiliki saluran komunikasi terbuka dengan sel ISIS beroperasi di Golan.

Ketika diminta menjelaskan lebih lanjut, seorang juru bicara Yaalon menolak berkomentar. Militer Israel juga bungkam. Sesuai hukum berlaku di Israel, segala komunikasi dilakukan dengan kelompok teroris adalah tindakan melanggar hukum.

Yaalon menjabat menteri pertahanan sejak 2013 hingga mengundurkan diri Mei tahun lalu. Pernyataannya itu merujuk pada baku tembak terjadi November tahun lalu antara pasukan Israel dengan kelompok Syuhada al-Yarmuk, sudah berbaiat kepada ISIS. Pertempuran ini meletup setelah serdadu Israel dari Brigade Golani menyeberang ke Suriah untuk melancarkan operasi penghadangan.

Meski berupaya netral dalam konflik Suriah, Tel Aviv beberapa kali menyerbu target-target militer di Suriah, diduga untuk mencegah pengiriman senjata kepada milisi Hizbullah.

Jet tempur Israel pertama kali menyerang sebuah konvoi Suriah tengah mengirim senjata dari Iran kepada Hizbullah pada Januari 2013.

Damaskus meyakini serbuan Israel terhadap target militer Suriah hanya menguntungkan ISIS dan kelompok teroris lainnya. Presiden Suriah Basyar al-Assad awal bulan ini sekali lagi menyalahkan Israel karena membantu kelompok pemberontak di Suriah. "Israel berupaya membantu teroris-teroris tersebut di mana saja pasukan Suriah mencapai kemenangan," ujarnya.

Pemimpin ISIS wilayah Irak Abu Yasir al-Isawi tewas oleh serangan pasukan antiteror Irak pada 27 Januari 2021 di Kota Daquq, Provinsi Kirkuk, utara Irak. (Twitter)

Pemimpin ISIS wilayah Irak tewas

Abu Yasir, 39 tahun, adalah orang asli dari Falujah, kota di Provinsi Anbar berjarak sekitar 60 kilometer sebelah barat Baghdad.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Tidak ada warga Indonesia jadi korban dalam dua bom bunuh diri di Baghdad

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas insiden menewaskan 32 orang itu.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  

Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Misyaal bin Majid menjenguk warga Saudi menhadi korban luka dalam ledakan di pemakaman nin-muslim di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 11 November 2020. (Saudi Gazette)

ISIS akui bertanggung jawab atas ledakan di Jeddah

ISIS bilang serangan itu untuk diplomat Prancis.





comments powered by Disqus