kabar

ISIS pernah minta maaf karena serang tentara Israel

Israel memiliki saluran komunikasi terbuka dengan sel ISIS beroperasi di Golan.

27 April 2017 02:50

Mantan Wakil Menteri Pertahanan Israel secara tidak sengaja bilang milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) setidaknya pernah satu kali meminta maaf lantaran menyerang tentara Israel di Dataran Tinggi Golan, wilayah berbatasan dengan Suriah.

"Pernah ada satu kasus baru-baru ini di mana ISIS menembaki tentara Israel dan kemudian meminta maaf," kata Yaalon Sabtu pekan lalu, dalam sebuah diskusi mengenai kebijakan netralitas Israel dalam konflik Suriah, seperti dilansir Times of Israel.

Yaalon mengakui pula negara Zionis itu memang memiliki saluran komunikasi terbuka dengan sel ISIS beroperasi di Golan.

Ketika diminta menjelaskan lebih lanjut, seorang juru bicara Yaalon menolak berkomentar. Militer Israel juga bungkam. Sesuai hukum berlaku di Israel, segala komunikasi dilakukan dengan kelompok teroris adalah tindakan melanggar hukum.

Yaalon menjabat menteri pertahanan sejak 2013 hingga mengundurkan diri Mei tahun lalu. Pernyataannya itu merujuk pada baku tembak terjadi November tahun lalu antara pasukan Israel dengan kelompok Syuhada al-Yarmuk, sudah berbaiat kepada ISIS. Pertempuran ini meletup setelah serdadu Israel dari Brigade Golani menyeberang ke Suriah untuk melancarkan operasi penghadangan.

Meski berupaya netral dalam konflik Suriah, Tel Aviv beberapa kali menyerbu target-target militer di Suriah, diduga untuk mencegah pengiriman senjata kepada milisi Hizbullah.

Jet tempur Israel pertama kali menyerang sebuah konvoi Suriah tengah mengirim senjata dari Iran kepada Hizbullah pada Januari 2013.

Damaskus meyakini serbuan Israel terhadap target militer Suriah hanya menguntungkan ISIS dan kelompok teroris lainnya. Presiden Suriah Basyar al-Assad awal bulan ini sekali lagi menyalahkan Israel karena membantu kelompok pemberontak di Suriah. "Israel berupaya membantu teroris-teroris tersebut di mana saja pasukan Suriah mencapai kemenangan," ujarnya.

Pemimpin milisi ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) Abu Bakar al-Baghdadi muncul dalam rekaman video dilansir pada 29 April 2019. (Twitter)

Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi muncul dalam rekaman video

Dia terakhir kali tampil di depan publik saat berkhotbah Jumat di Mosul pada 2014.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

80 warga Indonesia eks ISIS terjebak di kamp Kurdi

Pemerintah akan memverifikasi status kewarganegaraan mereka.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir bercengkerama dengan keluarga Abu Muhammad, pengungsi asal Suriah tinggal di kamp Azraq, Yordania, 3 April 2017. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel akui pasok senjata ke para pemberontak Suriah

Namun sokongan dari Israel ini masih lebih kecil ketimbang bantuan dari Qatar, Arab Saudi, Turki, dan Amerika Serikat.

Wilayah dikuasai ISIS. (govexec.com)

Trump umumkan kemenangan atas ISIS

Amerika segera menarik pasukannya dari Suriah.





comments powered by Disqus