kabar

Bocah Indonesia di Jeddah jualan gambar bikinan kakak seharga 1 riyal

Mendapat simpati banyak kalangan di Arab Saudi.

28 April 2017 16:58

Ilyas, bocah asal Indonesia berumur delapan tahun, mengundang simpati banyak kalangan di Arab Saudi karena berjualan di bawah sebuah jembatan di Al-Balad, kawasan kota tua di Jeddah.

Ilyas berjualan gambar-gambar karya kakak perempuannya, Yusra, 12 tahun. Semua itu dia lakoni untuk membantu kehidupan keluarganya.

Bungsu dari tiga bersaudara itu menjual tiap karya Yusra seharga 1 riyal. Setelah fotonya sedang berjualan diunggah oleh seorang pengguna media sosial di Instagram, segera tersiar luas. Kemudian muncul tanda pagar #kidsellingdrawingfor1Riyal.

"Ketika kami melihat foto itu, kami mulai mencari bocah itu dan keluarganya," kata Umar al-Jasir, Direktur Asosiasi Kebudayaan dan Kesenian Arab Saudi di Jeddah. "Kami akhirnya berhasil menemukan dia."

Umar menjelaskan kisah Ilyas dan kakaknya sangat inspiratif. Selasa malam lalu Umar mengundang Ilyas sekeluarga dalam sebuah acara khusus di Jeddah dihadiri banyak kalangan.

Tetamu hadir memberikan banyak sumbangan dan hadiah bagi keluarga Ilyas.

ki2

Yusra bilang dirinya tidak pernah berpikir untuk menjual karya-karyanya. Tapi karena Ilyas ingin menjual gambar-gambar itu, Yusra tidak menolak. "Dia membawa gambar-gambar saya untuk dijual di bawah jembatan seharga 1 riyal tiap gambanya," ujar Yusra.

Ketika dihubungi melalui WhatsApp hari ini, pihak KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) mengaku belum menetahui di mana Ilyas sekeluarga tinggal dan sejak kapan. 

Pohon Natal dipajang dalam  the Big Fashion Mall di Kota Ashdod, selatan Israel. (Courtesy)

Pejabat Yahudi ultra-ortodoks desak mal singkirkan pohon Natal

Meski Natal hari suci bagi umat Nasrani, namun bukan hari libur di Israel.

Gereja di Ibu Kota Teheran, Iran, 5 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran tangkap 114 warganya karena murtad

Iran memang membebaskan warganyan beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing, tapi orang Islam murtad adalah sebuah kejahatan. Hukumannya penjara lebih dari sepuluh tahun.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu targetkan buka hubungan diplomatik dengan Arab Saudi tahun depan

Banyak negara Arab ingin bekerjasama dengan Israel dalam sektor keamanan dan pertahanan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Oman dan Sudan izinkan wilayah udara mereka dilintasi pesawat Israel

Klaim Netanyahu ini sekaligus membuktikan kian mesranya hubungan antara negara-negara berpenduduk mayoritas muslim dengan Israel.





comments powered by Disqus