kabar

Kasus jatuhnya derek di Masjid Al-Haram harus disidangkan lagi

Pengadilan Makkah telah membatalkan kasus itu dengan alasan tidak memiliki kewenangan.

05 Mei 2017 08:30

Pengadilan banding di Arab Saudi Senin lalu memutuskan agar kasus jatuhnya sebuah derek raksasa di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, disidangkan lagi.

Putusan ini sekaligus membatalkan putusan Pengadilan Makkah, menolak melanjutkan perkara itu dengan alasan tidak memiliki kewenangan buat mengadili. Keputusan pengadilan banding itu menanggapi gugatan diajukan tim jaksa.

Insiden di musim haji 2015 tersebut menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 lainnya, termasuk dari Indonesia.

Tidak ada penjelasan kapan sidang atas kasus derek jatuh di Masjid Al-Haram mulai digelar lagi. Perkara ini memiliki 13 terdakwa, termasuk seorang konglomerat Arab Saudi.

Dalam surat dakwaannya, jaksa menyatakan musibah itu terjadi karena kelalaian sehingga menyebabkan kematian dan merusak properti pemerintah. Para terdakwa juga dituding melanggar prosedur.

Insiden itu terjadi saat berlangsungnya proyek perluasan Masjid Al-Haram dikerjakan oleh kontraktor Saudi Binladin Group.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz menjanjikan uang santunan 1 juta riyal bagi korban meninggal dan 500 ribu riyal untuk yang cedera, namun sampai kini fulus itu belum diterima pihak keluarga.

Sebuah alat derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat, 11 September 2015. (Arab News)

Raja Salman tidak tepati janji beri santunan bagi korban derek jatuh di Masjid Al-Haram

Lagi-lagi Arab Saudi melanggar janji untuk mengumumkan hasil penyelidikan atas tabrakan arus jamaah haji menewaskan lebih dari 2.400 orang. Raja Salman juga menolak meminta maaf dan mengakui kesalahan.

Suasana di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi,  setelah sebuah derek raksasa jatuh pada 11 September 2015. Insiden ini menewaskan 111 jamaah haji dan melukai lebih dari 200 orang lainnya.  (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan adili ulang kasus derek jatuh di Masjid Al-Haram

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz juga belum menepati janji untuk membayar santunan satu juta riyal bagi keluarga korban meninggal dan 500 ribu riyal kepada kerabat korban cedera.

Sebuah derek raksasa roboh di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. I siden pada 11 September 2015 ini menewaskan 108 jamaah haji melukai 238 orang lainnya. (Saudi Gazette)

Pengadilan Makkah putuskan tidak ada uang darah bagi korban derek jatuh

Pengadilan juga membebaskan 13 karyawan Saudi Binladin Group, bertanggung jawab atas pengoperasian derek raksasa, dari semua dakwaan.

Sebuah derek raksasa jatuh di Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi. Insiden pada 11 September 2015 ini menewaskan 108 jamaah haji dan melukai 238 lainnya. (Saudi Gazette)

Pengadilan Makkah bebaskan 13 terdakwa dalam kasus derek jatuh

Sudah dua tahun lebih, keluarga korban belum menerima santunan dijanjikan Raja Salman.





comments powered by Disqus