kabar

Tokoh Sunni berharap Rouhani terpilih lagi

Maulawi Abdul Hamid menilai pemerintahan Rouhani baik bagi komunitas minoritas Sunni.

14 Mei 2017 07:03

Pemimpin minoritas Sunni Maulawi Abdul Hamid berharap Presiden Iran Hasan Rouhani bisa terpilih lagi dalam pemilihan presiden Jumat pekan depan.

Terdapat sekitar sepuluh persen kaum Sunni dari total 80 juta pendduk Iran, mayoritas dihuni penganut Syiah.

Maulawi bilang masyarakat Sunni di negara Mullah itu  merasa lebih rileks sejak Rouhani menjabat presiden pada 2013. Dia menambahkan sebagian besar warga Sunni mendukung Rouhani dalam pemilihan nanti.

Dia mengulangi seruannya agar perwakilan orang Sunni di pemerintahan tingkat lokal dan nasional kian besar. Dia meminta pemerintah lebih serius lagi menangani diskriminasi terhadap kaum Sunni.

"Masyarakat Sunni percaya pemerintahan ini (Rouhani), memiliki memiliki masalah dan kelemahan, mempunyai poin lebih kuat dan kami berharap dia terpilih lagi," kata Maulawi," saat berbicara di Provinsi Sistan Baluchistan, wilayahdihuni mayoritas penganut Sunni di tenggara Iran, berbatasan dengan Afghanistan dan Pakistan.

 

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Ketegangan dengan Iran meningkat, Saudi uji coba sirene tanda ada serangan udara

Bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.

Mahmud Syekhruhu, pilot yang melarikan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali ke Arab Saudi pada 14 Januari 2011. (Middle East Eye)

Mantan Presiden Tunisia Zainal Abidin bin Ali wafat

Perdana Menteri Tunisia Yusuf Syahid bilang dirinya akan mengizinkan mayat Bin Ali dimakamkan di negara asalnya.

Ulama tersohor Arab Saudi Syekh Salman al-Audah. (Twitter)

Arab Saudi segera adili lagi ulama-ulama pengkritik Bin Salman

Dalam sidang sebelumnya,jaksa telah menuntut hukuman mati terhadap Syekh Salman, Syekh Awad, dan Syekh Ali al-Umari.

Masyail al-Jalud, perempuan Arab Saudi berumur 33 tahun, pelesiran ke mal di Kota Jeddah mengenakan blus dan rok pada September 2019. (Twitter)

Tolak berabaya, perempuan Saudi pelesiran ke mal pakai blus dan rok

Bin Salman menyebut Islam tidak mewajibkan perempuan berabaya dan berjilbab serba hitam.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Ketegangan dengan Iran meningkat, Saudi uji coba sirene tanda ada serangan udara

Bin Salman stres berat mengetahui dampak serangan terhadap dua fasilitas Aramco itu. "Dia sampai menenggak lebih banyak obat penenang," kata sumber Albalad.co dalam lingkungan istana.

20 September 2019

TERSOHOR