kabar

Anggota parlemen Mesir siapkan beleid akan hukum orang tua beranak lebih dari tiga

Sanksi itu berupa mencabut tunjangan dan layanan dari pemerintah.

16 Mei 2017 05:31

Anggota parlemen Mesir Ghada Ajami bilang dia tengah mempersiapkan sebuah rancangan undang-undang akan menghukum warga negara memiliki anak lebih dari tiga.

Menurut dia, sanksi itu berupa mencabut tunjangan dan layanan dari pemerintah. "Itu bakal termasuk pendidikan gratis di sekolah-sekolah negeri atau memperoleh barang-barang bersubsidi dari pemerintah," kata Ghada kepada Al-Arabiya. Dia mengatakan draf beleid ini akan siap diajukan ke parlemen dalam beberapa hari.

Dia menambahkan petumbuhan penduduk Mesir secara drastis dan akan mencapai seratus juta orang membuat beban pemerintah kian berat, berkurangnya layanan, dan menggerus semua sumber daya negara.

Uskup Ava Morkos memimpin misa Kristen Koptik pertama di Arab Saudi pada 2 Desember 2018. (Twitter/DrMahmoudRefaat)

Menanti salib tegak di negara Kabah

Raja Abdullah pernah bertemu Paus Benediktus XVI dalam kunjungan ke Vatikan pada 2007.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz dan Presiden Joko Widodo berdiri di teras Istana Bogor, di sela pertemuan bilateral dilakoni kedua pemimpin itu pada 1 Maret 2017. (Dokumentasi Albalad.co)

Raja Salman dikabarkan sakit parah

Pangeran Ahmad mendapat sokongan dari para pangeran senior untuk menjadi raja Arab Saudi berikutnya.

Putera Mahkota Abu Dhabi Syekh Muhammad bin Zayid an-Nahyan saat mengunjungi pemimpin Takhta Suci Vatikan Paus Fransiskus pada September 2016. (Twitter/MohamedBinZayed)

Paus Fransiskus akan kunjungi UEA pada Februari 2019

UEA bakal menjadi negara muslim ketujuh didatangi Paus Fransiskus.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Para senator senior Amerika yakin anak Raja Salman perintahkan habisi Khashoggi

"Kalau disidangkan, juri bisa memutuskan Bin Salman bersalah dalam 30 menit," tutur Bob Corker.





comments powered by Disqus