kabar

Bom Kampung Melayu dilakukan dua pengebom bunuh diri

Polisi belum bisa memastikan identitas kedua pelaku.

25 Mei 2017 10:45

Polisi memastikan ledakan terjadi di terminal Kampung Melayu semalam adalah serangan bom bunuh diri.

Dua bom bunuh diri itu terjadi pada pukul 21.00 dan 21.05

Dalam jumpa pers di kantornya hari ini, Inspektur Jenderal Setyo Wasisto, Kepala Divuisi Hubungan Kemasyarakatan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia, menjelaskan teror itu dilakukan oleh dua pengebom bunuh diri. Dia menambahkan bom pertama di depan toilet umum dan ledakan kedua di dekat halte busway, berjarak 5-10 meter dari lokasi ledakan pertama.

"Pelaku bom bunuh diri tersebut diduga dua orang," kata Setyo. "Keduanya meninggal."

Namun dia menambahkan polisi belum bisa memastikan identitas kedua pengebom bunuh diri tersebut. Proses identifikasi masih berlangsung.

Lebih lanjut Setyo mengatakan selain dua pelaku, tiga polisi juga tewas akibat serangan bunuh diri itu dan enam polisi lainnya cedera. Ketiga polisi anggota Savhara Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya terbunuh itu adalah Bripda Topan, Bripda Ridho Setiawan, dan Bripda Imam Gilang Adinata.

Enam polisi menjadi korban luka semuanya juga anggota Sabhara Polda Metro Jaya, yakni Bripda Feri, Bripda Yogi, Bripda M. Puji, Bripda M Al Agung, Bripda Sukron, dan Bripda Pandu Dwi L.

Lima korban cedera dari warga sipil yaitu Agung (sopir Kopaja), Damai S. (sopir), Tadek (karyawan BUMN), Susi Afitriyani (mahasiswi), dan Jihan (mahasiswi).

Setyo mengatakan Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian sudah memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta satu tingkat, sehingga ketiga polisi meninggal itu berpangkat briptu.

Polisi mengklaim Bom Kampung Melayu terkait ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah), tapi sampai sekarang belum ada pihak mengaku bertanggung jawab.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

Tidak ada warga Indonesia jadi korban dalam dua bom bunuh diri di Baghdad

ISIS mengklaim bertanggung jawab atas insiden menewaskan 32 orang itu.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah dan putranya, Jawad Nasrallah. (Arabi21)

Pemimpin Hizbullah, ISIS, dan Hamas puncaki daftar 20 ekstremis paling berbahaya

Dalam daftar itu juga ada mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad karena suka melontarkan pernyataan anti-Yahudi.  

Gubernur Provinsi Makkah Pangeran Misyaal bin Majid menjenguk warga Saudi menhadi korban luka dalam ledakan di pemakaman nin-muslim di Kota Jeddah, Arab Saudi, pada Rabu, 11 November 2020. (Saudi Gazette)

ISIS akui bertanggung jawab atas ledakan di Jeddah

ISIS bilang serangan itu untuk diplomat Prancis.

Milisi ISIS. (Dabiq/Global Look Press)

ISIS ancam serang infrastruktur minyak Arab Saudi

ISIS menilai tindakan Saudi, UEA, dan Bahrain sebagai pengkhianatan terhadap Islam.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Israel buka kedutaan di Abu Dhabi

Konsulat Jenderal Israel di Dubai dan kantor penghubung di Rabat bakal diresmikan beberapa hari lagi.

25 Januari 2021

TERSOHOR