kabar

Mufti Agung Saudi minta Qatar ubah nama masjid negara

Para keturunan Syekh Muhammad bin Abdul Wahab membantah mantan Emir Qatar adalah keluarga mereka.

30 Mei 2017 08:04

Lewat keterangan tertulis Ahad lalu, keluarga Asy-Syekh membantah klaim menyebut mantan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani sebagai keturunan Syekh Muhammad bin Abdul Wahab.

Keluarga Asy-Syekh merupakan keluarga terpandang di Arab Saudi. Mereka adalah keturunan dari Syekh Muhammad bin Abdul Wahab, pendiri pham Wahabi, mengklaim menjalankan ajaran Islam murni. 

Bantahan dibuat lantaran Syekh Hamad telah membangun masjid negara diberi nama Masjid Syekh Muhammad bin Abdul Wahab. Syekh Hamad mengaku Syekh Muhammad adalah kakeknya.

Bantahan tertulis itu ditandatangani lebih dari 200 anggota keluarga Asy-Syekh - termasuk Mufti Agung Arab Saudi Syekh Abdul Aziz asy-Syekh, Menteri Urusan Islam Syekh Saleh bin Abdul Aziz asy-Syekh, dan Ketua Majelis Syura Syekh Abdullah bin Muhammad asy-Syekh. Mereka bilang Syekh Muhammad bin Abdul Wahab bin Sulaiman bin Ali bin Muhammad berasal dari Al-Musyrif dan Wahba, keturunan dari Bani Tamim.

Syekh Muhammad memiliki empat putra, yakni Husain bin Muhammad bin Abdul Wahab (Al-Husain), Hasan bin Muhammad bin Abdul Wahab (Al-Hasan), Ali bin Muhammad bin Abdul Wahab (Al-Ali), dan Abdullah bin Muhammad bin Abdul Wahab (Al-Abdullah).

Keluarga Asy-Syekh meminta Qatar mengubah nama masjid tersebut. Alasannya tidak mengajarkan ajaran dari Syekh Muhammad bin Abdul Wahab. Para imam dan penceramahnya dinilai tidak berkomitmen pada ajaran salafi moderat.

Masjid itu diresmikan akhir 2011. Qatar News Agency melaporkan di prasasti peresmian masjid tidak ada tulisan soal hubungan darah antar Syekh Hamad bin Khalifah dan Syekh Muhammad bin Abdul Wahab.

Gereja di Ibu Kota Teheran, Iran, 5 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran tangkap 114 warganya karena murtad

Iran memang membebaskan warganyan beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing, tapi orang Islam murtad adalah sebuah kejahatan. Hukumannya penjara lebih dari sepuluh tahun.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu targetkan buka hubungan diplomatik dengan Arab Saudi tahun depan

Banyak negara Arab ingin bekerjasama dengan Israel dalam sektor keamanan dan pertahanan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Oman dan Sudan izinkan wilayah udara mereka dilintasi pesawat Israel

Klaim Netanyahu ini sekaligus membuktikan kian mesranya hubungan antara negara-negara berpenduduk mayoritas muslim dengan Israel.

Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani. (tamimhkalthani.com)

Emir Qatar tidak hadiri KTT Dewan Kerjasama Teluk

Dia mengutus menteri negara urusan luar negeri. Sedangkan lima anggota GCC lainnya - Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Bahrain, dan Oman - diwakili rajanya masing-masing.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Iran tangkap 114 warganya karena murtad

Iran memang membebaskan warganyan beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing, tapi orang Islam murtad adalah sebuah kejahatan. Hukumannya penjara lebih dari sepuluh tahun.

12 Desember 2018

TERSOHOR