kabar

Trump belum teken penundaan pemindahan kedutaan ke Yerusalem

Jerusalem Embassy Act disahkan Kongres Amerika pada 1995 mewajibkan pemindahan Kedutaan Amerika ke Yerusalem.

31 Mei 2017 17:00

Sehari menjelang batas waktu, Presiden Amerika Serikat Donlad Trump belum menandatangani penundaan pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Ibu Kota Tel Aviv, Israel, ke Yerusalem.

Dalam jumpa pers kemarin waktu setempat, Sekretaris Pers Gedung Putih Sean Spicer membenarkan Trump memang belum menandatangani penundaan berlaku selama enam bulan itu. "Belum. nanti aklau sudah ada keputusan, kami akan memberitahu," katanya.

Jerusalem Embassy Act disahkan Kongres Amerika pada 1995 mewajibkan pemindahan Kedutaan Amerika ke Yerusalem. Namun setiap presiden Amerika memiliki hak prerogatif buat menunda pemindahan dengan alasan keamanan nasional.

Tiga presiden Amerika sebelumnya - Bill Clinton, George Walker Bush, dan Barack Obama - selama menjabat berulang kali menunda pemindahaan kedutaan tersebut.

Penundaan diteken oleh Obama terakhir kali akan habis pada 1 Juni. Bila Trump tidak menandatangani penundaan, pemerintah Amerika secara hukum wajib memindahkan kedutaan ke Yerusalem.

Ketika masih kampanye pemilihan presiden tahun lalu, Trump berkali-kali berjanji akan memindahkan Kedutaan Amerika ke Yerusalem bila dia terpilih. Namun setelah membahas isu ini dengan para pemimpin Arab, termasuk Raja Abdullah dari Yordania, dia kelihatannya tidak antusias lagi dengan rencana tersebut.

Sehari setelah Trump meninggalkan Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu Rabu pekan lalu menyerukan kembali agar Amerika dan semua negara memiliki hubungan diplomatik dengan Israel memindahkan kedutaan mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Rekaman video memperlihatkan seorang tentara Libanon menghadang pasukan Israel agar tidak melewati batas kedua negara. Kejadiannya di Desa Mais al-Jabal, Distrik Marjayun, Libanon Selatan. (Twitter)

Seorang tentara Libanon todong pasukan Israel agar tidak lewati batas kedua negara

Tentara Libanon tidak disebut namanya ini berteriak ke arah pasukan Israel, "Mundur ke belakang pohon, jangan lewati tapal batas."

Yair Netanyahu dan pacarnya Sandra Leikanger. (dagen.no)

Facebook blokir akun anak Netanyahu karena berkomentar anti-muslim

"Semua orang Yahudi pergi (dari Israel) atau warga Palestina angkat kaki," tulis Yair. "Saya lebih suka pilihan kedua."

Facebook menghapus artikel the New York Times soal gadis kelaparan di Yaman. (Al-Bawaba)

Facebook hapus artikel soal gadis kelaparan di Yaman

Sejatinya, artikel ini mengecam keterlibatan Arab Saudi dan UEA karena menciptakan krisis kemanusiaan terbesar di Yaman.

Jenderal Ghodratullah Mansuri dari Iran tewas tertembak saat membersihkan pistolnya. (Twitter)

Jenderal Iran tewas tertembak saat bersihkan pistol

Mansuri terlibat dalam perang melawan ISIS.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Seorang tentara Libanon todong pasukan Israel agar tidak lewati batas kedua negara

Tentara Libanon tidak disebut namanya ini berteriak ke arah pasukan Israel, "Mundur ke belakang pohon, jangan lewati tapal batas."

18 Desember 2018

TERSOHOR