kabar

Raja Maroko boikot KTT Afrika Barat karena Netanyahu hadir

Maroko berharap bisa bergabung di ECOWAS.

03 Juni 2017 10:59

Kementerian Luar Negeri Maroko kemarin bilang Raja Muhammad membatalkan rencananya menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Afrika Barat lantaran Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan hadir.

Negara Afrika Utara ini berharap bisa bergabung dengan ECOWAS (Masyarakat Ekonomi Negara-negara Afrika Barat), setelah Uni Afrika menerima kembali Maroko sehabis absen 33 tahun.

Raja Muhammad tadinya direncanakan menghadiri KTT ECOWAS, berlangsung di Ibu Kota Monrovia, Liberia, hari ini dan besok. Pertemuan ini diperkirakan akan membahas permohonan Maroko untuk menjadi anggota penuh di ECOWAS.

Namun sejumlah anggota kunci ECOWAS menurunkan level perwakilan mereka karena tidak setuju Netanyahu diundang. "Harapan Raja Muhammad untuk menghadiri KTT ECOWAS tidak terwujud dalam konteks ketegangan dan kontroversi," kata Kementerian Luar Negeri Maroko lewat keterangan tertulis.

Kantor Perdana Menteri Israel menyebutkan Netanyahu akan memimpin delegasi ekonomi menghadiri KTT ECOWAS besok.

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Demonstran Yahudi ultra-Ortodoks bubar karena dihadang perempuan pamer bra

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks kerap memprotes pemasangan poster perempuan di tempat umum atau media dengan alasan haram.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.





comments powered by Disqus