kabar

Saudi dan Bahrain putuskan hubungan diplomatik dengan Qatar

Polemik dimulai lantaran pidato Emir Qatar memuji Iran.

05 Juni 2017 10:19

Ketegangan antara Qatar dan negara Arab Teluk lainnya memuncak. Arab Saudi dan Bahrain hari ini memutuskan segala hubungan dengan Qatar.

"Karena Qatar terus mengganggu keamanan dan stabilitas Bahrain, serta mencampuri urusan dalam negeri kami," kata pemerintah Bahrain lewat keterangan tertulis dilansir Bahrain News Agency.

Manama juga kecewa karena Qatar terus mendukung dan mendanai kelompok-kelompok teroris terkait Iran. 

Bahrain telah memberi waktu 14 hari bagi warga Qatar dan 48 jam untuk diplomat Qatar meninggalkan negara itu. Bahrain melarang warganya pergi atau menetap di Qatar.

Bahrain juga menutup perbatasan udara dan laut dengan Qatar.

Arab Saudi hari ini juga mengikuti jejak Bahrain. Riyadh memberi tenggat 14 hari untuk warga Qatar pergi dari negara Kabah itu, seperti dilaporkan Saudi Press Agency.

Polemik dengan negara-negara Arab Teluk ini dipicu oleh pidato Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani akhir bulan lalu. Dia memuji Iran sebagai pemimpin Islam dan menyatakan hubungan Qatar dengan negara Mullah itu bersahabat. 

Penyair asal Qatar Muhammad bin Futais al-Marri. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan penyair karena bela Saudi

Qatar bulan lalu mencabut status kewarganegaraan atas 55 orang dari suku Al-Murrah.

Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani pada 16 Agustus 2017 bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Jeddah, Arab Saudi. (Supplied)

Qatar tahan 20 pangeran membangkang terhadap emir

Menurut para pangeran tersebut, mereka ditahan sebab memiliki hubungan langsung dengan Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Snapchat blokir Al-Jazeera di Arab Saudi

Layanan Al-Jazeera di Snapchat itu tersedia di Arab Saudi sejak Mei lalu.

Kepala suku Al-Marri Syekh Talib bin Muhammad bin Lahum bin Syuraim. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan 55 orang dari suku Al-Marri

Qatar pernah mencabut kewarganegaraan lebih dari enam ribu orang dari suku Al-Ghufran pada 2005, juga tanpa alasan jelas.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Senat Amerika sepakat anak Raja Salman terlibat pembunuhan Khashoggi

Senat juga mengesahkan resolusi meminta Amerika menghentikan keterlibatannya dalam Perang Yaman dimotori Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

14 Desember 2018

TERSOHOR