kabar

Teroris serang gedung parlemen Iran dan kuburan Khomeini

Sedikitnya dua orang tewas dan delapan lainnya cedera.

07 Juni 2017 15:35

Serangan teroris terkoordinasi hari ini terjadi di Ibu Kota Teheran, Iran. Serbuan itu kelompok bersenjata itu melanda gedung parlemen dan kompleks kuburan Imam Khomeini, penggagas Revolusi Islam pada 1979.

Seorang aparat keamanan tewas saat empat lelaki bersenjata menyerbu masuk gedung parlemen, sedangkan satu tukang kebun terbunuh saat sejumlah pria bersenjata menyerang kompleks makam Imam Khomeini di selatan Teheran, seperti dilansir kantor berita ISNA.

Serangan teror di dua lokasi di Teheran ini juga melukai paling tidak delapan orang.

Laporan lain menyebutkan ada tiga orang menyerbu makam Khomeini. Satu orang tewas ditembak mati, satu lagi terbunuh setelah meledakkan diri, satu lainnya luka.

Teror itu berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk Persia, setelah Senin lalu Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, Mesir, dan Yaman memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Negara-negara ini menuding Qatar menyokong terorisme dan dekat dengan Iran.

Hingga kini belum ada pihak mengaku bertanggung jawab, namun Iran bareng Hizbullah dan milisi Syiah lainnya membantu pasukan rezim Basyar al-Assad memerangi pemberontak di Suriah, termasuk ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

Pohon Natal dipajang dalam  the Big Fashion Mall di Kota Ashdod, selatan Israel. (Courtesy)

Pejabat Yahudi ultra-ortodoks desak mal singkirkan pohon Natal

Meski Natal hari suci bagi umat Nasrani, namun bukan hari libur di Israel.

Gereja di Ibu Kota Teheran, Iran, 5 Juni 2016. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Iran tangkap 114 warganya karena murtad

Iran memang membebaskan warganyan beribadah menurut agama dan kepercayaan masing-masing, tapi orang Islam murtad adalah sebuah kejahatan. Hukumannya penjara lebih dari sepuluh tahun.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Netanyahu targetkan buka hubungan diplomatik dengan Arab Saudi tahun depan

Banyak negara Arab ingin bekerjasama dengan Israel dalam sektor keamanan dan pertahanan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan penguasa Oman Sultan Qabus bin Said di Muskat, 26 Oktober 2018. (Courtesy)

Oman dan Sudan izinkan wilayah udara mereka dilintasi pesawat Israel

Klaim Netanyahu ini sekaligus membuktikan kian mesranya hubungan antara negara-negara berpenduduk mayoritas muslim dengan Israel.





comments powered by Disqus