kabar

Teroris sandera empat orang dalam gedung parlemen Iran

Seorang pelaku meledakkan diri.

07 Juni 2017 16:12

Kantor berita semi resmi Tasnim melaporkan teroris menyerbu ke dalam kompleks parlemen Iran di Ibu Kota Teheran hari ini masih menyandera empat orang. 

Menurut anggota parlemen Elias Hazrati, empat pelaku menyerang gedung parlemen bersenjatakan senapan serbu Kalashnikov. Salah satu pelaku tewas setelah meledakkan diri.

Serangan teror juga terjadi kompleks kuburan Imam Khomeini, pendiri Republik Islam Iran pada 1969. Dalam insiden ini, seorang pelaku meninggal setelah meledakkan diri, seorang lagi tewas ditembak, satu lainnya berhasil ditangkap. 

Dua serangan teror di Teheran ini menewaskan tujuh orang, termasuk satu petugas keamanan di gedung parlemendan seorang tukag kebun di makam Khomeini.

Hingga kini belum ada pihak mengaku bertanggung jawab. Namun Iran bersama milisi sokongannya memerangi pemberontak di Suriah dan Irak, termasuk ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah).

 

Kiri ke kanan: Syekh Salman al-Audah, Syekh Awad al-Qarni, dan Dr. Ali al-Umari. (Twitter)

Arab Saudi akan eksekusi mati tiga ulama sehabis Ramadan

"Arab Saudi tidak akan menunggu sampai vonis mati dikeluarkan untuk mengeksekusi mereka," kata seorang sumber.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Demonstran Yahudi ultra-Ortodoks bubar karena dihadang perempuan pamer bra

Kaum Yahudi ultra-Ortodoks kerap memprotes pemasangan poster perempuan di tempat umum atau media dengan alasan haram.

Jamaah berkumpul di pelataran Masjid Al-Haram, Kota Makkah, Arab Saudi, sambil menunggu pembagian makanan berbuka puasa, Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Jamaah Qatar bisa pesan paket umrah setiba di Jeddah

Hubungan Saudi-Qatar memburuk sejak awal Juni 2017.





comments powered by Disqus