kabar

UEA ancam penjarakan siapa saja bersimpati terhadap Qatar

Penjara 15 tahun dan denda 500 ribu dirham.

07 Juni 2017 17:10

Jaksa Agung Uni Emirat Arab (UEA) Hamad Saif asy-Syamsi hari ini memperingatkan akan mengambil tindakan tegas kepada siapa saja bersimpati terhadap Qatar.

Arab Saudi, UEA, Bahrain, Mesir, dan Yaman Senin lalu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Mereka beralasan negara Arab mungil itu menyokong terorisme. 

Hamad mengancam memenjarakan dan mengenakan denda kepada orang-orang menyatakan simpati dalam berbagai bentuk terhadap Qatar, atau mempersoalkan posisi UEA atas Qatar saat ini.

Bagi siapa saja bersimpati pada Qatar akan didakwa menggunakan Undang-undang Pemberantasan Kejahatan Teknologi Informasi sengan ancaman hukuman penjara 15 tahun dan denda 500 ribu dirham.

Penyair asal Qatar Muhammad bin Futais al-Marri. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan penyair karena bela Saudi

Qatar bulan lalu mencabut status kewarganegaraan atas 55 orang dari suku Al-Murrah.

Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani pada 16 Agustus 2017 bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Jeddah, Arab Saudi. (Supplied)

Qatar tahan 20 pangeran membangkang terhadap emir

Menurut para pangeran tersebut, mereka ditahan sebab memiliki hubungan langsung dengan Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Snapchat blokir Al-Jazeera di Arab Saudi

Layanan Al-Jazeera di Snapchat itu tersedia di Arab Saudi sejak Mei lalu.

Kepala suku Al-Marri Syekh Talib bin Muhammad bin Lahum bin Syuraim. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan 55 orang dari suku Al-Marri

Qatar pernah mencabut kewarganegaraan lebih dari enam ribu orang dari suku Al-Ghufran pada 2005, juga tanpa alasan jelas.





comments powered by Disqus