kabar

Bahrain juga ancam penjarakan orang bersimpati pada Qatar

UEA Rabu lalu menetapkan hukuman lima tahun penjara dan denda 500 ribu dirham bagi siapa saja bersimpati terhadap Qatar.

09 Juni 2017 06:37

Bahrain kemarin mengikuti langkah Uni Emirat Arab (UEA) untuk memenjarakan orang-orang yang bersimpati atas Qatar, tengah diblokade oleh negara-negara Arab tetangganya.

"Segala ekspresi simpati atas pemerintah Qatar atau menentang kebijakan diambil pemerintah Bahrain, apakah melalui media sosial, Twitter, atau bentuk komunikasi lainnya adalah kejahatan dan bisa dihukum hingga lima tahun penjara dan denda," kata Kementerian Dalam Negeri Bahrain lewat keterangan tertulis.

Arab Saudi, UEA, Bahrain, Mesir, dan Yaman Senin lalu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Mereka beralasan negara Arab meungil itu menyokong terorisme.

UEA Rabu lalu mengumumkan hukuman 15 tahun penjara dan denda 500 ribu dirham bagi siapa saja bersimpati terhadap Qatar atau menolak kebijakan UEA atas negara itu.

Penyair asal Qatar Muhammad bin Futais al-Marri. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan penyair karena bela Saudi

Qatar bulan lalu mencabut status kewarganegaraan atas 55 orang dari suku Al-Murrah.

Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani pada 16 Agustus 2017 bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Jeddah, Arab Saudi. (Supplied)

Qatar tahan 20 pangeran membangkang terhadap emir

Menurut para pangeran tersebut, mereka ditahan sebab memiliki hubungan langsung dengan Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Snapchat blokir Al-Jazeera di Arab Saudi

Layanan Al-Jazeera di Snapchat itu tersedia di Arab Saudi sejak Mei lalu.

Kepala suku Al-Marri Syekh Talib bin Muhammad bin Lahum bin Syuraim. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan 55 orang dari suku Al-Marri

Qatar pernah mencabut kewarganegaraan lebih dari enam ribu orang dari suku Al-Ghufran pada 2005, juga tanpa alasan jelas.





comments powered by Disqus