kabar

Dua pangeran Qatar dituduh danai teroris

Abdullah bin Khalid ats-Tsani dan Abdul Karim ats-Tsani diduga membiayai dan melindungi para pemimpin Al-Qaidah di Qatar.

10 Juni 2017 09:48

Di antara 59 orang dalam daftar pendana teroris dikeluarkan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir terdapat 18 warga Qatar, termasuk dua pengeran - Abdullah bin Khalid ats-Tsani dan Abdul Karim ats-Tsani.

Laporan-laporan intelijen dari Departemen Keuangan Amerika Serikat dan Komisi 11/9 menunjukkan sejumlah anggota klan Ats-Tsani berkuasa di Qatar terlibat dalam pendanaan dan perlindungan para pemimpin Al-Qaidah selama beberapa dasawarsa di negaranya.

Departemen Keuangan Amerika menyebutkan keluarga Ats-Tsani dan sejumlah warga Qatar telah menggunakan pengaruh dan posisi mereka untjuk mendanai dan mendukung secara langsung organisasi-organisasi teroris, serta memfasilitasi pergerakan mereka di antara berbagai negara.

Salah satu pangeran Qatar terlibat adalah Abdullah bin Khalid bin Hamad ats-Tsani, mantan Menteri Agama dan Wakaf Qatar. Dia dituding menyembunyikan seratus militan di kawasan peternakannya di Qatar, termasuk para jihadis dari Afghanistan.

Abdullah bin Khalid ats-Tsani diduga menyediakan paspor bagi mereka untuk berpindah ke berbagai negara, termasuk Khalid Syekh Muhammad, salah satu dalang dalam serangan 11 September 2001. Dia juga menggunakan fulusnya dan dana dari Kementerian Agama Qatar untuk membiayai para pemimpin Al-Qaidah.

Sedangkan Abdul karim ats-Tsani menoperasikan sebuah rumah perlindungan di Qatar untuk pemimpin AQI (Al-Qaidah di Irak)Abu Musab az-Zarqawi selama perpindahannya dari Afghanistan ke Irak pada 2002. Dia juga memberikan paspor Qatar dan duit US$ 1 juta bagi Abu Musab untuk mendirikan AQI di utara Irak.

Penyair asal Qatar Muhammad bin Futais al-Marri. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan penyair karena bela Saudi

Qatar bulan lalu mencabut status kewarganegaraan atas 55 orang dari suku Al-Murrah.

Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani pada 16 Agustus 2017 bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Jeddah, Arab Saudi. (Supplied)

Qatar tahan 20 pangeran membangkang terhadap emir

Menurut para pangeran tersebut, mereka ditahan sebab memiliki hubungan langsung dengan Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Snapchat blokir Al-Jazeera di Arab Saudi

Layanan Al-Jazeera di Snapchat itu tersedia di Arab Saudi sejak Mei lalu.

Kepala suku Al-Marri Syekh Talib bin Muhammad bin Lahum bin Syuraim. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan 55 orang dari suku Al-Marri

Qatar pernah mencabut kewarganegaraan lebih dari enam ribu orang dari suku Al-Ghufran pada 2005, juga tanpa alasan jelas.





comments powered by Disqus