kabar

Jamaah umrah asal Qatar dilarang masuki Masjid Al-Haram

UEA dan Bahrain mengancam memenjarakan siapa saja bersimpati terhadap Qatar.

11 Juni 2017 15:20

Aparat berwenang Arab Saudi telah melarang jamaah umrah asal Qatar memasuki Masjid Al-Haram di Kota Makkah, seperti dilansir surat kabar Asy-Syarq kemarin. Kejadian ini menandai kian meruncingnya konflik diplomatik antara negara-negara Arab dengan Qatar.

Komisi Hak Asasi Manusia Nasional Qatar telah menerima keluhan dari para jamaah umrah Qatar karena mereka dilarang masuk ke dalam Masjid Al-Haram. Kdetua Komisi Hak Asasi Manusia Qatar Ali bin Sumaikh menyebut pelarangan itu sebagai pelanggaran itu sebagai pelanggaran terang-terangan atas hak untuk beribadah, seperti dijamin dalam konvensi hak asasi manusia.

Komisi Hak Asasi Manusia Qatar mengutuk peristiwa tersebut. Lembaga ini menekankan aparat berwenang Saudi tidak lazim menanyakan soal etnis atau sekte kepada jamaah ingin memasuki Masjid Al-Haram.

Larangan masuk Masjid Al-Haram bagi jamaah umrah Qatar ini terjadi beberapa hari setelah Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain mengancam memenjarakan siapa saja bersimpati terhadap Qatar.

UEA memperingatkan orang bersimpati terhadap Qatar bakal dipenjara hingga 15 tahun dan denda US$ 136 ribu. Bahrain mengancam menghukum lima tahun penjara bagi siapa saja bersimpati atas Qatar.

Sejak konflik diplomatik meletup, slogan anti dan dukungan terhadap Qatar membanjiri Twitter dalam bahasa Arab.

Arab Saudi, UEA, Bahrain, Mesir, dan Yaman Senin lalu memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Mereka melakukan blokade darat, laut, dan udara dengan alasan negara Arab mungil itu menyokong terorisme.

Situasi di sekitar lokasi tawaf di kompleks Masjid Al-Haram, Makkah, Arab Saudi, 16 Juni 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Arab Saudi tangkap warga Qatar tengah berumrah

Dia menjadi warga Qatar kedua didakwa kasus terorisme.

Penyair asal Qatar Muhammad bin Futais al-Marri. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan penyair karena bela Saudi

Qatar bulan lalu mencabut status kewarganegaraan atas 55 orang dari suku Al-Murrah.

Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani pada 16 Agustus 2017 bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Jeddah, Arab Saudi. (Supplied)

Qatar tahan 20 pangeran membangkang terhadap emir

Menurut para pangeran tersebut, mereka ditahan sebab memiliki hubungan langsung dengan Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Snapchat blokir Al-Jazeera di Arab Saudi

Layanan Al-Jazeera di Snapchat itu tersedia di Arab Saudi sejak Mei lalu.





comments powered by Disqus