kabar

Qatar tidak akan usir warga dari negara memutus hubungan diplomatik

Hal ini berlawanan dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Mesir.

12 Juni 2017 09:44

Kementerian Dalam Negeri Qatar kemarin menegaskan tidak akan mengusir warga dari negara-negara Arab telah memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar.

"Tidak ada perubahan kebijakan terhadap warga dari negara-negara bersahabat sudah memutus atau mengurangi level hubungan diplomatik, menyusul kampanye permusuhan dan keji atas Qatar," kata Kementerian Dalam Negeri Qatar lewat keterangan tertulis, seperti dilansir Qatar News Agency.

Hal ini berlawanan dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Mesir sudah memutus hubungan diplomatik dengan Qatar sejak Senin lalu. Warga Qatar dilarang tinggal atau transit di negara mereka. Keempat negara ini juga melarang warganya bepergian atau tinggal di Qatar.

Arab Saudi, UEA, Bahrain, Mesir, dan Yaman memutuskan hubungan resmi dengan Qatar karena menuduh negara Arab mungil itu menyokong terorisme.

Penyair asal Qatar Muhammad bin Futais al-Marri. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan penyair karena bela Saudi

Qatar bulan lalu mencabut status kewarganegaraan atas 55 orang dari suku Al-Murrah.

Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani pada 16 Agustus 2017 bertemu Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman di Jeddah, Arab Saudi. (Supplied)

Qatar tahan 20 pangeran membangkang terhadap emir

Menurut para pangeran tersebut, mereka ditahan sebab memiliki hubungan langsung dengan Syekh Abdullah bin Ali ats-Tsani.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Snapchat blokir Al-Jazeera di Arab Saudi

Layanan Al-Jazeera di Snapchat itu tersedia di Arab Saudi sejak Mei lalu.

Kepala suku Al-Marri Syekh Talib bin Muhammad bin Lahum bin Syuraim. (Al-Arabiya)

Qatar cabut kewarganegaraan 55 orang dari suku Al-Marri

Qatar pernah mencabut kewarganegaraan lebih dari enam ribu orang dari suku Al-Ghufran pada 2005, juga tanpa alasan jelas.





comments powered by Disqus