kabar

Warga Tunisia tuntut hak tidak berpuasa selama Ramadan

Tidak ada aturan di Tunisia melarang makan dan minum saat siang waktu Ramadan.

14 Juni 2017 10:14

Lusinan warga Tunisia Ahad lalu berunjuk rasa menuntut hak untuk tidak berpuasa selama Ramadan.

Di Tunisia memang tidak aturan melarang makan dan minum di depan umum di waktu siang selama Ramadan, namun isu ini selalu muncul di negara Arab maghribi itu saban bulan puasa.

Konstitusi Tunisia menjamin kebebasan warga negara untuk berkeyakinan dan beribadah. Tapi konstitusi juga mewajibkan negara melindungi Islam sebagai agama resmi.

Protes diserukan oleh kelompok Jangan Lawan Kemauanmu itu berlangsung di jantung Ibu Kota Tunis. Demonstran meneriakkan slogan "kebebasan individu dijamin konstitusi!"

Seorang sambil merokok, juga diharamkan ketika berpuasa, membentangkan sebuah spanduk dalam baha Prancis bertulisan "Kenapa mengganggu kalau Anda berpuasa dan saya makan?"

Para pengunjuk rasa juga memprotes penangkapan orang-orang tidak berpuasa Ramadan.

Awal bulan ini, empat lelaki dihukum penjara sebulan lantaran ketahuan makan di tempat umum waktu siang. 

Sejak revolusi 2011, mulai muncul seruan soal hak untuk tidak berpuasa, namun ini pertama kali demonstrasi menuntut hak tersebut terjadi di Tunisia.

"Saya berpuasa tapi saya ikut berdemonstrasi dan menyerukan kepada orang-orang ini untuk menghormati kebebasan beragama dan beribadah," kata Kamil Jaluli.

Kebanyakan kedai kopi dan restoran di Tunisia tutup saat siang selama Ramadan.

Jalur penerbangan sebuah jet pribadi dari Tel Aviv ke Islamabad pada Oktober 2018. (Twitter/avischarf)

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

Demonstrasi antipemerintah meletup di Sudan. Para pengunjuk rasa memprotes kenaikan harga roti dan bahan bakar kendaraan bermotor. (Supplied)

Partai terbesar di Sudan tolak normalisasi dengan Israel

Al-Mahdi memperingatkan kesepakatan damai dengan Israel ini akan mengganggu legitimasi pemerintahan transisi Sudan.

Seorang lelaki Israel mengibarkan bendera Arab Saudi di Yerusalem pada 22 Agustus 2019. (Screengrab)

Bos Mossad: pengumuman normalisasi hubungan Arab Saudi-Israel setelah pemilihan presiden Amerika

Hampir 80 persen rakyat Saudi ingin negaranya menjalin hubungan resmi dengan Israel.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Sudan dan Israel sepakat berdamai

"Negara Israel dan Republik Sudan telah setuju untuk berdamai," kata Trump.





comments powered by Disqus

Rubrik kabar Terbaru

Israel segera kirim tepung gandum senilai Rp 73 miliar ke Sudan

Kesepakatan damai ini akan mencakup pula bantuan dan investasi dari Israel buat Sudan, terutama di bidang teknologi dan pertanian, serta penghapusan utang luar negeri.

26 Oktober 2020

TERSOHOR